Max Verstappen dari Red Bull memperpanjang keunggulannya di klasemen 2022 menjadi 80 poin , di depan Charles Leclerc dari Ferrari, setelah meraih kemenangan di Grand Prix F1 Hungaria.

Verstappen start dari urutan ke-10 tetapi mengambil keuntungan setelah Leclerc, yang memimpin balapan, kehilangan kecepatan setelah beralih ke ban keras.

Hal ini membuat Max, bersama Lewis Hamilton dan George Russell yang naik podium berbincang soal strategi mengejutkan lainnya dari Ferrari di Cooldown Room.

Team Principal Red Bull, Christian Horner, juga sama bingungnya ketika ditanya oleh Sky Sports apakah ia menerima gelar dari rentetan kesalahan Ferrari.

"Apakah Anda diberikan kejuaraan ini?" tanya Sky Sports yang membuat Horner sempat terdiam sebelum bercanda: "Apakah kita siaran langsung?"

Horner kemudian melanjutkan: “Saya hanya bisa fokus pada penampilan kami. Kami melakukan pekerjaan yang hebat hari ini. Kami mengubah strategi kami."

Keputusan ban Hard Leclerc buka kesempatan untuk Red Bull

“Kami akan memulai dengan ban Hard, kami menyalakannya di grid untuk menghadapi kondisi sekitar.

“Ban lunak berjalan lebih jauh dari yang kami kira. Pada saat itu, kami berkomitmen untuk dua stop.

“Begitu kami melihat Charles menggunakan ban keras, kami berpikir 'kami punya kesempatan sekarang'.

“[Sergio Perez] fantastis dalam strategi yang berbeda. Dia membiarkan Max naik ke belakang Charles, untuk melakukan overtake."