Plot terbaru dalam silly season F1 kembali muncul dengan Pierre Gasly mengakui bahwa dirinya tengah dalam perbincangan kontrak baru di tengah rumor kepindahan dari AlphaTauri ke Alpine.

"Saya masih mengerjakan detail akhir kontrak," kata Gasly di Grand Prix F1 Belgia pekan lalu.

Jika Gasly pindah ke Alpine, ia akan menggantikan Fernando Alonso yang pindah ke Aston Martin tahun depan. Sebenarnya, tim sudah menyiappkan Oscar Piastri sebagai suksesor, namun pembalap Australia itu memilih McLaren untuk menggantikan Daniel Ricciardo. 

Saga antara Piastri, Alpine, dan McLaren kini tengah diurus oleh Contract Recognition Board (RCB), yang sebelumnya pernah mengawasi konflik serupa antara Jenson Button, BAR dan Williams pada tahun 2004.

Ricciardo juga dikaitkan dengan Alpine, tim yang pernah dibelanya antara 2019-2020 saat masih bernama Renault, tetapi pilihan pertama mereka kini muncul sebagai Gasly.

Jika Gasly pindah ke Alpine, itu akan menciptakan line-up serba Prancis untuk tim Prancis dengan Esteban Ocon sudah memiliki kontrak. Namun, hubungan kedua pembalap tidak terlalu baik dengan beberapa bumbu rivalitas dari tahun-tahun karting.

AlphaTauri, tim saudara dari Red Bull , telah mengontrak Gasly untuk tahun 2023 sehingga akan membutuhkan pembayaran untuk membebaskannya.

Team Principal Red Bull Christian Horner memberi tahu Sky tentang pelepasan Gasly: "Pierre masih menjadi pembalap kontrak Red Bull Racing hingga akhir musim depan.

"Tapi tentu saja kami punya kontrak dengan Checo Perez untuk beberapa tahun ke depan. Max Verstappen sedang dalam kontrak jangka panjang.

"Kami harus mempertimbangkan semua kemungkinan. Tentu saja sampai mereka memperbaiki apa yang terjadi dengan sisi pengakuan kontrak, yang lainnya hanya murni spekulatif."