Nico Rosberg mendukung mantan rekan setim Mercedes dan saingan gelar Lewis Hamilton untuk menang dalam pertarungan memperebutkan kejuaraan dunia Formula 1 2018.

Pembalap Jerman itu pensiun dari F1 setelah menyegel kejuaraan perdananya pada 2016, setelah mengalahkan rekan setim Mercedes Lewis Hamilton dengan hanya selisih lima poin dalam final musim yang menegangkan di Abu Dhabi.

Itu menandai pertama kalinya Rosberg mengalahkan Hamilton di klasemen pembalap setelah empat tahun bersama sebagai rekan satu tim di Mercedes. Pasangan ini mengalami hubungan yang sulit saat mereka bersaing memperebutkan gelar, dengan Hamilton keluar sebagai juara pada 2014 dan 2015, sebelum Rosberg menang pada 2016.

Hamilton pulih dari kemundurannya pada 2016 untuk mengamankan mahkota kejuaraan dunia keempatnya musim lalu, saat Mercedes menangkis tantangan signifikan dari skuad Ferrari yang direvitalisasi yang dipelopori oleh Sebastian Vettel.

Dan Rosberg yakin saingannya yang pernah sengit itu akan mengalahkan Vettel lagi pada 2018, tetapi dengan selisih yang jauh lebih kecil.

"Prediksi saya sesuai dengan apa yang terjadi tahun lalu," kata Rosberg kepada stasiun televisi Jerman RTL. “Jadi Lewis Hamilton menang, kali ini hanya unggul satu poin dari Sebastian Vettel.

"Setelah itu rekan setim Lewis Valtteri Bottas dan dua Red Bulls dari Max Verstappen dan Daniel Ricciardo.”

Namun, mantan pembalap F1 Toyota Timo Glock tidak setuju dengan rekan senegaranya itu.

Pembalap Jerman itu menganggap Ferrari akan menghadapi tantangan gelar yang lebih besar pada 2018 dibandingkan dengan yang dikelola tahun lalu.

"Saya pikir Ferrari memiliki basis yang sangat bagus tahun lalu dan mereka bisa membangunnya," tambah Glock. Tapi tekanan bisa banyak berubah, bahkan jika kita melihat pertarungan yang sangat menarik sampai akhir. "