Setelah Williams F1 berganti kepemilikan dari keluarga Williams menjadi Dorilton Capital, tim yang berbasis di Grove langsung menunjuk CEO baru, Josh Capito.

Pria Jerman itu sempat bergabung di McLaren pada 2016, namun Capito lebih dikenal dengan periode dominasi Volkswagen di World Rally Championship, di mana tim memenangi hat-trick gelar pembalap dan konstruktor.

Mendapat tugas memimpin tim yang menempati posisi juru kunci klasemen kosntruktor selama dua musim terakhir, Capito bertekad untuk mengangkat posisi Williams F1 di klasemen konstruktor.

Ia mengambil McLaren sebagai acuan, yang naik dari posisi kesembilan klasemen konstruktor 2018 naik ke posisi keempat lalu ketiga di dua tahun berikutnya.

“Saya pikir McLaren telah melakukan pekerjaan yang fantastis dalam beberapa tahun terakhir dan jawabannya sangat singkat - tidak ada alasan mengapa kami tidak dapat melakukan hal yang sama,” kata Capito.

“Saya pikir kami memiliki segalanya, dan kami dapat melakukan hal yang persis sama. Untuk memberikan waktu untuk itu - 2, 3, 4 tahun tidak mungkin untuk dikatakan, tapi saya benar-benar yakin kita bisa melakukan seminimal mungkin apa yang telah dilakukan McLaren. ”

Dengan perubahan regulasi yang signifikan di cakrawala pada tahun 2022, Williams seperti banyak tim F1 lainnya mengincar musim depan. Berbicara setelah peluncuran penantang Williams 2021 - FW43B - Capito melihat 2022 sebagai tahun yang paling diuntungkan dari investasi signifikan Dorliton Capital.

“Saya sangat terkesan dengan Dorilton, mereka adalah pemilik yang sangat baik dengan pola pikir dan sumber daya yang benar dan mereka sangat mendukung tim," Capito menambahkan.

“Kami berada di awal era baru bagi Williams. Saya akan menggolongkan 2021 sebagai tahun transisi untuk tim, di mana tujuan kami adalah untuk menutup jarak sebanyak mungkin. Namun, sumber daya kami sudah fokus pada 2022 dan regulasi baru.

"Di sinilah kami melihat peluang untuk membuat langkah signifikan pertama dalam persaingan untuk Williams di era baru kami, dan dari sana kami akan membangun. Tapi kami realistis, tidak pernah ada perbaikan cepat. Apa yang kami kembangkan adalah langkah demi langkah, rencana jangka panjang, untuk mengembalikan tim hebat ini ke garis depan Formula 1.

“Jadi, sementara kami masih akan berlomba sekeras yang kami bisa pada tahun 2021, fokus kami sudah sangat banyak pada pembangunan untuk masa depan dari tahun 2022 dan seterusnya.”

 

Comments

Loading Comments...