Tes Formula 1 perpisahan Romain Grosjean semakin dekat setelah menuntaskan seat-fitting dengan sebuah tim.

Pembalap Prancis itu bertekad melakukan tes privat terakhir dengan mobil F1 sebagai ucapan selamat tinggal. Grosjean tidak bisa menuntaskan kariernya secara pantas usai absen di dua balapan terakhir menyusul luka bakar yang dideritanya dalam kecelakaan berapi di GP Bahrain tahun lalu.

Sebelumnya, Mercedes dikabarkan akan memberi kesempatan tes terakhir bersama Grosjean usai Team principal Toto Wolff mengatakan pihaknya ingin memberikan mantan pembalap Haas itu tes privat F1 terakhirnya di salah satu mobil F1 pemenang kejuaraan dunia tim.

Berbicara selama siaran langsung dengan penggemar tentang peralihannya ke IndyCar pada akhir Februari, Grosjean mengatakan dia sedang dalam proses "menyelesaikan rencana" dengan Mercedes.

Produser eksekutif serial dokumenter Drive to Survive Netflix, James Gay-Rees, mengungkapkan bahwa Grosjean kini telah menyelesaikan proses seat-fitting.

"Kami sedang syuting dengan Grosjean untuk pemasangan kursi hari ini," kata Gay-Rees pada podcast In The Fast Lane. “Dia menjalani satu putaran terakhir dengan sebuah tim.”

Namun, masih menjadi pertanyaan untuk tim mana Grosjean akan melakukan tes F1 terakhirnya. Mercedes yang sebelum-sebelumnya dirumorkan menolak untuk mengonfirmasi soal ini ketika dihubungi Crash.net.

Tes semacam itu harus diselenggarakan saat Grosjean tidak ada jadwal IndyCar, dengan pemain berusia 34 tahun itu akan melakukan debutnya di seri pembukaan musim di Grand Prix Alabama di Barber Motorsport Park pada 18 April.

Jika memang Mercedes mengonfirmasi soal tes Grosjean, pembalap Prancis itu akan memakai mobil yang setidaknya berusia dua tahun. Dengan ini, Grosjean bisa 

Ini kemungkinan akan berlangsung di Silverstone dengan mobil Mercedes yang setidaknya berusia dua tahun, yang berarti Grosjean bisa mendapatkan kesempatan untuk mengendarai Mercedes W10 yang memenangkan gelar 2019.

 

Comments

Loading Comments...