Keputusan Lewis Hamilton untuk hanya menandatangani perpanjangan kontrak satu tahun pada Februari menyusul negosiasi yang berlarut-larut menimbulkan keraguan atas masa depannya di F1 setelah akhir musim 2021.

Namun, Hamilton mengungkapkan jelang F1 GP Portugal bahwa ia mengajukan diri untuk menguji ban baru 18 inci dari Pirelli karena ingin membantu brand Italia itu mendevelop ban yang kuat untuk tahun 2022. Lebih dari itu, sepertinya tes ini bisa menjadi isyarat soal masa depannya.

Berkaca pada hari terakhirnya berlari di Imola sebagai bagian dari program pengujian ekstensif Pirelli untuk ban baru tahun depan, pria berusia 36 tahun itu mengatakan roda 18 inci adalah titik awal yang baik.

“Saya tidak pernah menjadi sukarelawan untuk hari-hari tes,” Hamilton mengakui. “Dan itu mungkin salah satu yang pertama saya ajukan secara sukarela.

“Jadi saya langsung menyesal saat bangun pagi di hari itu! Saya seperti 'sialan!' Tapi tidak, sejujurnya itu adalah trek yang sangat bagus untuk melakukan tes, jadi saya menikmati hari itu dan cuacanya bagus.

“Saya berencana untuk berada di sini tahun depan dan saya ingin menjadi bagian darinya, saya ingin membantu Pirelli, membantu mereka untuk memiliki produk yang lebih baik. Itu adalah sesuatu yang diinginkan oleh para pembalap, kita semua, lebih banyak performa untuk bergerak ke depan.

“Penting bagi saya untuk mengukur apa titik awal dan perbedaan apa yang dapat saya bantu, sehingga dari sudut pandang pengemudi, kami memiliki pegangan mekanis yang lebih banyak dari ban, lebih sedikit degradasi.

“Saya pikir itu adalah tes yang bagus, dan jelas itu adalah langkah pertama dari ban, tapi jelas bukan tempat yang buruk untuk memulai.”

Ketika ditanya soal masa depannya, Hamilton menjelaskan bahwa dia menikmati tantangan untuk berhadapan langsung dengan Max Verstappen dari Red Bull, dan menekankan bahwa dia tetap bertekad untuk memberi dampak pada olahraga sehubungan dengan inklusivitas dan keragaman.

Pada hari Kamis, tim Mercedes Hamilton mengumumkan telah menjalin kemitraan baru dengan Association for Black and Minority Ethnic Engineers Inggris , sebagai bagian dari komitmennya untuk meningkatkan keragaman dalam operasi F1-nya.

“Saya sangat spontan, jadi itu selalu bisa berubah,” jawab Hamilton ketika ditanya tentang prospek bertahan di F1 setelah akhir 2021. “Tapi saya tidak tahu, saya menikmati pertempuran yang kami alami ini, itu menjadi lebih menarik, itu bahkan lebih merupakan tantangan.

“Saya terus senang bekerja dengan tim ini, dan sangat menggembirakan melihat langkah-langkah yang misalnya tim saya buat untuk menjadi lebih inklusif dan lebih beragam.

“Hari ini mereka telah mengumumkan salah satu inisiatif yang kami miliki dalam organisasi kami, dan kami masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan sebagai olahraga.

“Masih banyak tim yang terus bungkam. Ada banyak orang sejauh ini yang tidak terlalu dimintai pertanggungjawaban.

"Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan dalam olahraga ini dan saya tahu bahwa berada di sini, saya memiliki lebih banyak kesempatan untuk membantu perubahan itu daripada jadi itu sesuatu yang ingin saya lakukan.

"Saya tidak tahu berapa lama saya bisa tinggal, tapi kita lihat saja nanti."