Sebastian Vettel naik dari posisi start ke-11 untuk finis P2, yang menjadi podium pertamanya sejak GP Turki tahun lalu.

Setelah awal yang sulit di mana ia dikalahkan oleh rekan setimnya Lance Stroll, Vettel melanjutkan poin pertamanya untuk Aston Martin di Monaco menajdi podium untuk skuat Silverstone di Baku.

Kebangkitan juara dunia empat kali itu terjadi setelah tahun terakhirnya yang kacau untuk Ferrari, di mana ia finis di urutan ke-13 dalam kejuaraan pebalap.

Merefleksikan balapan baku dalam kolom pasca-balapannya. Pria Inggris yang pernah menjadi bagian dari tim impian Ferrari di awal 2000-an itu mengatakan Vettel seolah terlahir kembali dengan podiumnya di F1 GP Azerbaijan.

“Max melakukan pekerjaan yang dominan, saya tidak bisa menyalahkan apa pun yang dia lakukan – dan pada akhirnya tidak beruntung,” tulis Brawn. “Sergio juga sensasional, dan Seb memiliki kesempatan hidup kedua. Ini tipis, tetapi bagi saya, pengemudi saya hari itu adalah Seb.

“Sungguh menyenangkan melihat dia kencang lagi. Seb mengalami beberapa musim terakhir yang sulit. Saya adalah salah satu orang yang tidak yakin tentang keputusan yang dibuat Aston dalam mengontraknya, tetapi tampaknya ini akan menjadi keputusan yang bagus karena cara dia mengemudi dan hasil yang dia dapatkan.

“Dia terlahir kembali. Dia segar, ada aura berbeda tentang dia. Dan itu hanya menunjukkan bagaimana keseluruhan aspek psikologis dapat memengaruhi kinerja. Seb telah menemukan dirinya di tempat yang jauh lebih nyaman, dengan jenis tekanan yang tepat dan dengan para insinyur yang belajar untuk bekerja dengannya. Dia mendapatkan hasil dan dia pantas mendapatkannya. Bravo.”

Setelah berbagai ledakan ban di trek, Brawn menyerukan "tenang" saat Pirelli menyelidiki penyebab insiden tersebut.

"Pertama ada Lance, lalu Max," tambah Brawn. “Untungnya keduanya tidak cederasetelah kecelakaan besar, yang merupakan kabar bagus. Pirelli akan melakukan penyelidikan mendalam atas apa yang terjadi.

“Salah satu hal dengan sirkuit jalanan adalah debries sering menjadi masalah. Kita harus tetap tenang. Pirelli melakukan banyak pekerjaan selama musim dingin untuk memberikan lebih banyak margin dengan ban dan FIA membuat perubahan untuk mengurangi downforce aerodinamis untuk memberikan margin yang lebih besar. Mari kita bersabar dan menunggu hasil analisis.”