Bagnaia Dilaporkan Tidak Membawa Crew Chief Lamanya ke Aprilia

Francesco Bagnaia akan memiliki Crew Chief baru saat bergabung dengan Aprilia musim depan.

Pecco Bagnaia, Ducati Corse, 2026 Spanish MotoGP
Pecco Bagnaia, Ducati Corse, 2026 Spanish MotoGP
© Gold and Goose

Francesco Bagnaia dikabarkan akan berpisah dengan Crew Chief MotoGP lamanya, Cristian Gabarrini, ketika ia pindah ke Aprilia musim depan, menurut laporan terbaru dari Italia.

Kemitraan antara Bagnaia dan Gabarrini dimulai pada tahun 2019, saat juara Moto2 saat itu naik ke kelas utama bersama Ducati di Pramac.

Gabarrini mengikuti Bagnaia ke tim pabrikan Ducati pada tahun 2021, dan Engineer Italia itu membantu pembalap berusia 29 tahun itu meraih 31 kemenangan MotoGP dan kedua gelar juara dunianya.

Posisi Bagnaia di tim pabrikan Ducati tidak pasti selama musim dingin setelah tahun 2025 yang sulit, sementara laporan awal yang menghubungkan Pedro Acosta dengan posisinya untuk tahun 2027 hampir memastikan masa depannya.

Pembalap Italia itu hampir mencapai kesepakatan dengan Yamaha, tetapi sekarang telah memilih Aprilia, dengan Bagnaia dilaporkan menandatangani kontrak empat tahun dengan merek tersebut.

Kesepakatan tersebut belum diresmikan, menunggu konfirmasi akhir dari perjanjian baru antara MotoGP dan para pabrikan.

Peluang untuk Bagnaia memulai dari nol

Dalam beberapa minggu terakhir, perbincangan di paddock berpusat pada apakah Bagnaia akan membawa Gabarrini bersamanya ke Aprilia atau tidak.

Gabarrini memiliki CV yang sangat mentereng di MotoGP, pernah bekerja dengan pembalap seperti Casey Stoner dan Jorge Lorenzo selama bertahun-tahun.

Menurut GPOne, Gabarrini akan tetap di Ducati untuk bekerja sama dengan Pedro Acosta yang akan datang pada tahun 2027.

Publikasi Italia tersebut mengklaim Bagnaia telah memilih untuk tidak membawa Gabarrini bersamanya ke Aprilia agar dapat memulai dengan lembaran baru di merek Noale tersebut.

Oleh karena itu, ia akan bergabung dengan Daniele Romagnoli, yang saat ini bekerja dengan Jorge Martin, dan yang mengikuti Martin ke Aprilia tahun lalu setelah memenangkan gelar bersama di Pramac.

Keputusan yang masuk akal

Sangat umum bagi seorang pembalap untuk ingin membawa Crew Chief mereka ke pabrikan yang berbeda, karena mereka lebih mengenal pembalap dan apa yang mereka butuhkan daripada siapa pun.

Namun, pola keakraban itu juga bisa menjadi penghalang. KTM memilih untuk memasangkan Brad Binder dengan Phil Marron untuk tahun ini, karena merasa hubungan jangka panjangnya dengan Andres Madrid telah membuka pintu bagi rasa puas diri.

Dari sudut pandang Bagnaia, Gabarrini telah menjadi sosok yang sangat berpengaruh dalam karier MotoGP-nya.

Meninggalkan Ducati setelah musim 2025 yang ia jalani, dan awal yang kurang memuaskan di tahun 2026 yang sedang ia alami saat ini, adalah langkah yang tepat untuk melakukan perubahan, dan berpisah dengan Gabarrini adalah bagian penting dari proses tersebut.

Romagnoli tetap bertahan di Aprilia, yang berarti Bagnaia mewarisi seseorang yang memiliki pengalaman dua tahun dalam memahami apa yang dibutuhkan RS-GP untuk dikendarai dengan cepat.