MotoGP Aragon dibumbui sedikit insiden akhir balapan antara Danilo Petrucci dan Pol Espargaro, sehingga membuat pembalap Ducati itu kehilangan tiga posisi.

Setelah tak mampu mengejar grup kedua, Petrucci justru terlibat dalam pertarungan sengit untuk posisi ke-11 melawan tiga pembalap KTM Pol, Brad Binder dan Iker Lecuona, ditambah Aleix Espargaro dari Aprilia.

Namun setelah melewati Binder di Tikungan 4, Danilo Petrucci kemudian disenggol dari belakang di Tikungan 5 oleh Pol. Sempat kehilangan kendali atas Desmosedici GP20 tunggangannya, Petrux bisa kembali melanjutkan balapan dan finis P15, mendapat satu poin.

"Sayangnya dengan 3 lap tersisa Pol Espargaro menyenggol saya dari belakang, kata Petrucci. "Saya jatuh dari motor, tapi untungnya saya bisa [tetap mengontrol], tapi saya terus melaju lurus dan kehilangan posisi darinya, Aleix dan Lecuona.

"Itu bukan hari untuk diingat, yang pasti saya tidak senang kehilangan tiga posisi dalam satu momen karena kesalahan pembalap lain.

"Saya sudah ke Race Control, tetapi mereka sudah melihat kecelakaan itu dan bermaksud menelepon saya. Mereka akan memeriksa nanti karena Rookies Cup sedang berlangsung."

Di sisi lain, Pol menolak untuk mengomentari insiden tersebut, dan sejauh ini juga belum ada sanksi yang diumumkan oleh FIM Stewards.

"Saya telah memutuskan untuk tidak berbicara tentang orang lain selain saya, dan saya akan terus seperti itu. Karena sebelumnya kata-kata saya berubah di media, dan saya mendapat masalah setiap saat. Jadi saya tidak akan berbicara tentang siapa pun kecuali diri saya sendiri, maaf," Kata Espargaro.

Sebelum insiden, Petrucci mengaku cukup puas dengan jalannya paruh pertama balapan, di mana ia telah berjuang untuk jadi Ducati terbaik di grup kedua, meski pembalap dengan nomor motor #9 itu tampak kesulitan di top-speed.

"Saya cukup puas dengan paruh pertama balapan karena saya bertarung dengan pembalap Ducati lain. Yang pasti saya bagus, tapi saya selalu berusaha mengejar mereka di jalan lurus dan itu sangat sulit, saya selalu harus mengerem lebih keras. ," dia berkata.

"Kemudian saya mengikuti Cal dan suatu kali saya mencoba menyerangnya tetapi saya melebar dan Johann melewati saya."

Petrucci mengatakan dia tidak yakin apakah ban belakang kompon lunak akan menjadi pilihan yang lebih baik dibandingkan kompon medium, tetapi ia mengindikasikan bahwa perubahan set-up di sesi Warm-Up tidak membuahkan hasil.

"Ketika saya kehilangan kontak dengan Johann dan Cal dan kelompok Jack dan Dovi, sangat sulit bagi saya untuk tetap di sana dan saya sangat kesulitan. Tapi saya tidak tahu [apakah itu pilihan ban], saya juga merasa motor terasa sangat tidak stabil, "katanya.

"Pagi ini kami melakukan modifikasi set-up untuk mencoba menemukan grip yang selalu hilang di trek ini. Mungkin kami menemukan sedikit pada akselerasi, tapi saya kehilangan kestabilan motor saat memasuki tikungan dan ini berarti juga dengan ban bekas saya tidak memiliki kecepatan menikung.

"Saya pikir ada jarak dua detik antara saya dan Johann [pada ban belakang lunak], ketika Pol menabrak saya."

Petrucci kembali ditanya apakah dia bisa memperbaiki persahabatannya dengan rekan setimnya Dovizioso, yang marah setelah ia dimaanfaatkan Petrucci untuk slipstreaming selama Kualifikasi 1.

"Dovi sangat marah dengan saya dan itu benar karena dia kehilangan peluang [melaju] ke Kualifikasi 2 karena saya tetap di belakangnya, kata Petrucci.

"Tapi seperti hari ini Anda bisa melihat dari TV saya kehilangan banyak waktu di jalan lurus, bahkan di slipstream, jadi seperti yang saya katakan, saya menggunakannya untuk mendapatkan slipstream di lintasan lurus belakang.

"Kami sudah tahu ini [masalah top speed] dan hari ini tinggal masalah mempertahankan posisi di lintasan lurus karena tidak mungkin mengikuti pembalap lain."

Dovizioso, yang finis sebagai pembalap teratas Ducati di urutan ketujuh dan terpaut 15 poin dari pemimpin baru Joan Mir, mengatakan: "Dengan Danilo saya tidak benar-benar berbicara soal detailnya, tetapi kami memiliki penerbangan yang sama nanti! Jadi kami masih memiliki kesempatan [untuk membahas kejadian kualifikasi Aragon]."

Memenangi balapan sebelumnya di Le Mans, Danilo Petrucci menyongsong balapan kedua di Aragon dengan berada di peringkat ke-13 klasemen pembalap.