Blunder Tanda Parkir Menyulut Rumor Jonathan Wheatley ke Aston Martin

Kesalahan tanda tempat parkir menyulut spekulasi bergabungnya Jonathan Wheatley ke Aston Martin.

Wheatley served as Audi boss for less than a year
Wheatley served as Audi boss for less than a year

Sebuah papan parkir di Grand Prix Kanada memicu spekulasi bahwa Jonathan Wheatley sudah bergabung dengan tim Formula 1 Aston Martin.

Itu terjadi setelah fotografer F1 Kym Ilman membagikan foto yang menunjukkan papan penanda di tempat parkir yang diperuntukkan bagi Wheatley di tempat parkir Sirkuit Gilles Villeneuve.

Papan itu hanya bertuliskan “Jonathan Wheatley Aston Martin”.

“Papan ini muncul di tempat parkir kepala tim hari ini, di Montreal,” tulis Ilman di unggahan Instagram-nya.

Loading this video will expose you to potential cookies and tracking by the provider

“Jadi, apakah Jonathan Wheatley baru saja dikonfirmasi sebagai TP Aston Martin, atau ini hanya sebuah kelalaian? Apa pun itu, ini sangat menarik.”

Di kalangan paddock F1, secara luas diperkirakan bahwa Aston Martin pada akhirnya akan merekrut Wheatley untuk menjadi Team Principal setelah kepergian mendadak mantan Sporting Director Red Bull tersebut dari Audi.

Wheatley telah banyak dikaitkan dengan Aston Martin setelah ia tiba-tiba meninggalkan Audi kurang dari setahun setelah menjabat sebagai kepala tim antara Grand Prix Cina dan Jepang.

Saat ini Adrian Newey memegang peran Team Principal di Aston Martin, tetapi kedatangan Wheatley telah memungkinkan desainer F1 legendaris itu lebih fokus ke pengembangan mobil 2027 dan seterusnya.

The Adrian Newey-Aston Martin project has started disastrously
The Adrian Newey-Aston Martin project has started disastrously

Newey diduga mendukung upaya untuk merekrut Wheatley begitu ia bebas bergabung dengan tim rival.

Untuk saat ini, langkah Wheatley selanjutnya belum dikonfirmasi, tetapi papan tanda yang salah tersebut semakin menyulut spekulasi.

Promotor Sirkuit Gilles Villeneuve mengeluarkan permintaan maaf atas apa yang mereka sebut sebagai "kesalahan cetak".

“Kami menyadari adanya kesalahan pencetakan yang terjadi kemarin,” kata Bell GPCanada dalam sebuah pernyataan.

“Masalah tersebut telah segera ditangani. Kami dengan tulus meminta maaf atas kebingungan yang mungkin ditimbulkan.”

In this article