Hamilton Mengungkap Satu Area Kunci yang Perlu Ditingkatkan Ferrari
Lewis Hamilton meyakini ada satu aspek kunci yang harus ditingkatkan Ferrari untuk menantang Mercedes.

Lewis Hamilton telah mengidentifikasi satu area krusial yang harus dibenahi Ferrari jika mereka ingin menantang Mercedes dalam perebutan gelar Formula 1.
Sepanjang paruh pertama musim 2026, Ferrari berhasil memangkas jarak dengan Mercedes dan mengukuhkan diri sebagai penantang utama pabrikan Jerman tersebut dalam perebutan gelar juara.
Namun, selisih poin ke puncak klasemen sebenarnya bisa lebih tipis seandainya Scuderia mampu memaksimalkan potensi mereka di beberapa putaran.
Menjelang Grand Prix Belanda - di mana Ferrari menjadi sorotan karena keenganan mereka dalam menerapakan team-order - Hamilton berkomentar: "Menurut saya, semangat semua orang sedang tinggi dan seluruh anggota tim sangat fokus."

"Ada banyak kepercayaan dalam tim, yang sungguh luar biasa untuk dilihat, dan kami terus meningkatkan performa dan mendorong mobil ke depan, jadi sebenarnya tidak banyak lagi yang bisa saya minta dari [tim].
"Saya rasa saya tidak bisa meminta lebih dari tim, kecuali kita baru saja memasuki paruh kedua musim dan mencoba untuk mengeksekusi dengan lebih baik."
Canggungnya eksekusi balapan Ferrari di Zandvoort membuat Hamilton turun ke posisi tiga klasemen, ia memiliki jumlah poin yang sama dengan mantan rekan setimnya di Mercedes, George Russell. Namun, ia tertinggal dalam hal jumlah kemenangan, sementara Kimi Antonelli nyaman di puncak klasemen dengan keunggulan 59 poin.
Dengan Monza akan menggelar balapan berikutnya akhir pekan ini, Ferrari berharap dapat meraih hasil gemilang di hadapan para pendukung tuan rumah.
Tapi, itu bukan urusan mudah jika melihat kebangkitan performa McLaren. Lando Norris sukses meraih kemenangan beruntun di Hungaria dan Belanda, sekaligus memangkas jarak poin dengan pesaing utama dalam perebutan gelar.

"Kami masih harus terus melakukan pengembangan pada mobil kami," tambah Hamilton.
"Tentu saja ada banyak aspek yang perlu kami perbaiki, namun kami telah menempuh perjalanan yang sangat panjang, dan saya sangat bangga dengan langkah-langkah yang telah kami ambil menjelang musim ini maupun selama musim ini berlangsung.
"Menurut saya, ini merupakan tantangan besar bagi setiap tim. Wajar jika setiap tim melakukan kesalahan akibat adanya regulasi baru. Kami hanya perlu terus mengejar ketertinggalan."















