Hamilton dan Verstappen mencuri berita utama dari Grand Prix Inggris setelah kecelakaan besar yang melibatkan keduanya pada awal balapan.

Hamilton coba melakukan manuver ambisisus untuk menyalip Verstappen di sisi dalam Tikungan Copse, sayangnya keduanya bersenggolan dan membuat Verstappen meluncur ke pembatas ban dengan dampak tubrukan 51G.

Hamilton menerima penalti waktu 10 detik untuk insidennya dengan Hamilton, tetapi ia dapat membalikkan keadaan untuk mengklaim kemenangan kedelapan GP Inggris.

Keputusan Steward membuat marah dua petinggi Red Bull, Christian Horner dan Helmut Marko, yang merasa juara dunia tujuh kali mendapat hukuman lebih ringan, dengan Horner mengecam langkah Hamilton sebagai "putus asa" dan "amatir".

“Maksud saya, setiap orang memiliki pendapat, dan itu tidak masalah,” kata Wolff dalam menanggapi kritik Horner. “Tentu saja setiap tim akan memiliki bias tertentu terhadap insiden seperti itu.

“Ini adalah situasi yang saya kira kita semua pernah lihat di masa lalu ketika pembalap hebat berlomba satu sama lain. Ketika tidak ada yang siap untuk menyerah, maka situasi seperti ini bisa terjadi. Tapi bagi saya dibutuhkan dua orang untuk tango.

“Saya pikir jika itu adalah tikungan kecepatan rendah atau sedang maka tidak akan menjadi perdebatan besar apa konsekuensinya – penalti lima atau sepuluh detik – atau kurang dari perdebatan,” tambahnya. .

“Tapi itu adalah dampak kecepatan tinggi. Ini adalah tikungan yang membutuhkan banyak nyali bahkan untuk melakukan flat-out saat sendirian, dan ketika dua mobil mencoba melewatinya, mereka harus meninggalkan ruang satu sama lain untuk melewati tikungan dan itu tidak terjadi.

“Para Steward berpikir sepuluh detik adalah waktu yang tepat, saya kira karena kedua pembalap adalah bagian dari kecelakaan itu, bukan hanya satu. Itu selalu jauh lebih bernuansa.”

Namun Wolff membantah anggapan bahwa Insiden Hamilton-Verstappen bisa membuat pertarungan gelar F1 2021 semakin intens.

“Kejuaraan ini selalu sangat intens karena kami berjuang dengan semua yang kami miliki untuk mempertahankan kejuaraan ini, sambil mengetahui bahwa kami tidak tampil sebagai Red Bull dan Honda,” katanya.

“Oleh karena itu kami mengalami kekalahan poin besar di masa lalu dan hari ini kami mencetak poin besar, jadi itu selalu menyeimbangkan dirinya sendiri.”

Ditanya apakah penting untuk mencoba meredakan situasi, Wolff bercanda: “Mengapa? Anda akan menyukainya, bukan? Banyak yang harus ditulis! Saya siap, mari kita lakukan ini. ”