Tak Boleh Diusik, Di Giannantonio Sejajarkan Phillip Island dengan Monako F1

Fabio Di Giannantonio meyakini Phillip Island seharusnya menjadi bagian yang tak tergantikan di kalender MotoGP.

Fabio Di Giannantonio, VR46 Ducati, 2025 Australian GP
Fabio Di Giannantonio, VR46 Ducati, 2025 Australian GP
© Gold and Goose

Fabio Di Giannantonio mengaku “menangis setiap hari” saat mengetahui bahwa MotoGP Australia akhir pekan ini akan menjadi yang terakhir di Phillip Island.

Phillip Island telah menjadi rumah bagi MotoGP di Australia selama lebih dari 30 tahun, tapi kali ini akan menggelar balapan terakhirnya di Grand Prix.

Awal tahun ini, MotoGP secara kontroversial mengumumkan bahwa Grand Prix Australia akan dipindahkan ke sirkuit tengah kota di Adelaide mulai tahun 2027.

Namun, layout Phillip Island yang cepat dan mengalir, serta latar pemandangannya yang memukau, menjadikannya tempat yang sangat digemari oleh para pembalap.

Fabio di Giannantonio, Sprint,2026 Indonesian MotoGP.
Fabio di Giannantonio, Sprint,2026 Indonesian MotoGP.
© Gold and Goose

‘Sungguh menyedihkan mereka mengambilnya dari kita’

Phillip Island menyimpan kenangan istimewa bagi Di Giannantonio - tempat podium MotoGP pertamanya pada tahun 2023 - yang turut menyelamatkan kariernya.

“Saya menangis setiap hari,” ujarnya kepada para wartawan di Phillip Island pada hari Kamis. “Ini adalah lintasan terindah di dunia, dan fakta bahwa mereka menghilangkannya sungguh menyayat hati.

“Saya harap mereka mempertimbangkan semua hal ini demi memajukan olahraga tersebut, meskipun menurut saya, ini adalah lintasan yang seharusnya tidak mereka ubah.

Loading this video will expose you to potential cookies and tracking by the provider

“Saya membaca pernyataan Stoner: dia bilang lintasan ini mirip dengan Monte Carlo versi kita.

“Menurut pendapat saya, ini adalah trek ikonik kita, dan sungguh disayangkan. Jadi, saya ingin menikmati setiap jengkal lintasan ini, karena kita tahu ini akan menjadi - dan bisa jadi merupakan - kali terakhir.

“Sepertinya cuaca pada hari Minggu bisa menimbulkan masalah, dan mungkin kami harus mengubah jadwal.

“Di Phillip Island ini, kita tidak pernah tahu; cuacanya sungguh tidak menentu.”

Kemajuan dan sejarah bisa beriringan

Diggia bukan satu-satunya pembalap yang memiliki sentimen terhadap Phillip island, karena sebagian besar pembalap juga memiliki kesan positif.

Namun, di sisi lain, kepindahan ke Adelaide dan menggelar balapan di tengah kota juga disambut baik oleh para pembalap.

Kemajuan dalam mengembangkan MotoGP harus terus diupayakan, dan kehadiran trek 'jalan raya' yang dirancang khusus di dekat pusat-pusat kota besar tentu merupakan langkah yang positif.

Namun, hal itu tidak boleh mengorbankan bagian penting dari sejarah MotoGP. Phillip Island seharusnya masuk dalam daftar - selain Jerez, Le Mans, Assen, dan Mugello - sebagai balapan yang tidak boleh diutak-atik dan harus selalu ada di kalender.

Jika diposisikan sebagai destinasi yang wajib dikunjungi, para penggemar pasti akan datang. Jerez dan Le Mans adalah bukti nyata akan hal tersebut. Sementara itu, Phillip Island selama ini terkendala dalam hal jumlah penonton karena lokasinya.

The latest Adelaide MotoGP layout (Government of South Australia).
The latest Adelaide MotoGP layout (Government of South Australia).

Namun, ada argumen yang menyatakan bahwa terkadang kita perlu menerima konsekuensi tertentu demi mempertahankan sirkuit yang ikonik dan bersejarah. 

Selain itu, pihak penyelenggara kejuaraan bisa melakukan lebih banyak upaya untuk membuat Phillip Island lebih mudah diakses oleh para penggemar.

Hal yang semakin menyedihkan dari hilangnya Phillip Island adalah karena masalah ini lebih banyak dipicu oleh faktor politis. Pemerintah Australia Selatan menginginkan ajang MotoGP dan mampu menawarkan apa yang dicari oleh pihak penyelenggara kejuaraan serta Liberty Media.

Namun, penolakan terhadap sirkuit tersebut bisa menjadi batu sandungan, membuat hilangnya kesempatan bagi Phillip Island terasa jauh lebih menyakitkan.

Lalu, ada faktor lain yang lebih mengkhawatirkan. Jika rencana di Adelaide benar-benar terlaksana dan meraih kesuksesan, maka hal itu akan menjadi acuan baru bagi Liberty dalam mengembangkan MotoGP.

Sebagaimana telah terlihat di Formula 1, hal itu kemungkinan besar berarti lebih banyak sirkuit klasik yang akan dianggap bisa dikorbankan demi kepentingan yang lebih luas.

Tags:

Fabio di Giannantonio