Sejak Dani Pedrosa pensiun di akhir 2018, Repsol Honda memiliki pembalap berbeda untuk dipasangkan dengan Marc Marquez di setiap musim MotoGP. Mulai dari Jorge Lorenzo (2019), Alex Marquez (2020), dan yang terbaru Pol Espargaro (2021).

Berbeda dari Alex Marquez yang berstatus rookie, Espargaro memiliki banyak pengalaman MotoGP dengan membela Yamaha Tech 3 (2014-2017) dan KTM (2017-2020).

Mengingat perubahan pebalap yang dialami Honda baru-baru ini, tidak mengherankan jika kepala kru baru Espargaro, Ramon Aurin, memiliki pengalaman berharga bekerja dengan pebalap baru.

"Kami telah banyak berganti pembalap dalam tiga tahun, tapi ini memberi kami pengalaman bagus untuk banyak berganti motor dalam waktu singkat," kata Aurin.

“Orang-orang di tim memiliki banyak pengalaman membuat komponen yang berbeda untuk menyesuaikan posisi pengendara saat berada di sirkuit, sehingga kami tidak selalu perlu menunggu suku cadang dibuat. Ini akan sangat membantu dengan cepat adaptasi Pol dengan motor."

Setiap kali pembalap berpindah tim, akan ada periode pengenalan untuk memahami cara terbaik untuk bekerja sama dan memaksimalkan hasil.

Ketika ditanya apa yang akan menjadi area terpenting untuk difokuskan terlebih dahulu, Aurin menambahkan: "Hal pertama yang perlu kami tangkap adalah cara setiap pengendara menjelaskan feeling mereka, mereka semua memiliki cara yang berbeda untuk feeling yang berbeda.

"Hal pertama yang perlu kami ketahui adalah apa yang mereka ingin ubah pada motornya saat mereka mengatakan sesuatu tentang motornya. Ini membuat hubungan antara mekanik dan pebalap lebih kuat, membuatnya lebih mudah untuk memahami apa yang mereka butuhkan.

"Kemudian bagi kami, penting untuk memahami cara membuat motor sesuai dengan posisinya, jadi saat Pol menjelaskan masalah yang dia alami pada motor, kami tahu apa yang perlu kami ubah untuk mengakomodasi dia."

Espargaro menjalani musim terbaiknya pada tahun 2020 dengan menyelesaikan lima podium dan dua posisi terdepan dalam perjalanannya ke posisi kelima di klasemen.

Pembalap Spanyol itu kini bergabung dengan tim paling sukses di paddock, yang membawa ekspektasi sendiri. Menurut Aurin bertarung untuk titel akan menjadi target Espargaro bersama tim.

"Target kami jelas: kami ingin naik podium dalam beberapa balapan pertama, dan setelah kami ingin bertarung untuk kejuaraan," lanjut Aurin. "Pol bukanlah rookie, dia adalah orang dengan banyak pengalaman di MotoGP dan Honda adalah motor pemenang, kami pasti harus bertarung untuk gelar."