Balapan F1 Bahrain di Malaysia Tidak akan Digelar Malam Hari

Kesalahan di aplikasi F1 menghadirkan kebingungan seputar jadwal Grand Prix Bahrain di Malaysia.

The start of the 2017 Malaysian Grand Prix
The start of the 2017 Malaysian Grand Prix

Spekulasi beredar di media sosial bahwa F1 GP Bahrain di Sepang akan digelar pada malam hari setelah aplikasi resmi F1 menampilkan waktu mulai lokal pukul 8 malam pada jadwalnya.

Namun, Crash.net mengetahui bahwa ini hanyalah kesalahan sistem yang sedang dalam proses perbaikan. Situs web resmi F1 menunjukkan waktu sebagai 'TBC'.

Verstappen won the last F1 race at Sepang
Verstappen won the last F1 race at Sepang

Belum ada jadwal resmi yang dikonfirmasi, tetapi sebuah sumber yang mengetahui situasi tersebut mengatakan kepada Crash.net bahwa "tidak ada kemungkinan" balapan akan berlangsung di malam hari.

Pihak penyelenggara Sirkuit Internasional Sepang juga mengindikasikan bahwa balapan akan diadakan pada siang hari.

"Balapan akan diadakan pada siang hari, bukan malam hari," kata kepala eksekutif SIC, Azhan Shafriman Hanif, seperti dikutip oleh kantor berita nasional Malaysia, Bernama.

Diyakini bahwa skenario balapan malam di Malaysia tidak pernah menjadi bagian dari rencana atau pemikiran F1.

Terlebih kejuaraan akan menggelar balap malam pada akhir pekan berikutnya di Grand Prix Singapura, yang terletak hanya 300 km dari Sepang.

Malaysia ditempatkan di antara putaran Azerbaijan dan Singapura untuk membentuk rangkaian triple-header pada tanggal 4 Oktober.

The Bahrain GP in Malaysia is set to be held in the afternoon
The Bahrain GP in Malaysia is set to be held in the afternoon

Bagaimana Sepang bisa kembali menggelar F1?

Balapan F1 pertama di Sepang sejak 2017 secara resmi akan dikenal sebagai Grand Prix Bahrain, sebuah kejadian yang tidak biasa.

Itu karena Bahrain tetap menggunakan hak penamaan resmi untuk balapan yang tidak dapat digelar di wilayahnya karena konflik yang sedang berlangsung antara AS-Israel dan Iran.

Bahrain, yang merupakan salah satu balapan dengan bayaran tertinggi di kalender F1, membantu menutupi sebagian besar biaya penyelenggaraan balapan di Malaysia.

Malaysia sebelumnya pernah menjadi tuan rumah balapan F1 di Sepang dari tahun 1999 hingga 2017 dan merupakan trek favorit di kalangan pembalap dan penggemar.

Tercatat 12 dari 22 pembalap F1 saat ini belum pernah balapan di Sepang sebelumnya, dengan Max Verstappen dari Red Bull memenangkan Grand Prix Malaysia terakhir yang diadakan pada tahun 2017.

Dengan kembalinya Grand Prix Bahrain di Sepang, musim F1 2026 akan ditutup dengan sembilan balapan dalam 11 pekan.

Jika konflik di Timur Tengah membuat balapan penutup musim di Qatar dan Abu Dhabi tidak dapat diselesaikan, kejuaraan akan berakhir di Eropa.

Keputusan akhir mengenai hal ini akan diambil pada pertengahan September.