Alpine melakukan perombakan total timnya dari Renault tahun lalu, salah satunya dengan perekrutan bos Suzuki MotoGP, Davide Brivio, sebagai Racing Director tim setelah tahun yang luar biasa di MotoGP.

Brivio adalah arsitek kunci di belakang Suzuki yang berhasil mengakhiri puasa kemenangan di MotoGP pada 2016, disusul titel juara dunia di kelas tertinggi Grand Prix sejak Kenny Roberts Jr. tahun 2000 bersama Joan Mir.

Sebagai bagian dari perombakan manajemen setelah kepergian mantan kepala tim Renault Cyril Abiteboul, Brivio hanya ditugaskan untuk memimpin tim di sisi trek Alpine, sementara direktur eksekutif Marcin Budkowski bertanggung jawab untuk mengawasi pengembangan mobil - dengan keduanya melapor kepada CEO Alpine Laurent Rossi.

Peran yang diemban Brivio di Alpine F1 sedikit berbeda dari Suzuki, di mana ia menangani hampir setiap aspek dalam tim balap Suzuki MotoGP, termasuk perekrutan staf. Pun demikian, Brivio yakin operasi tim berskala lebih besar di F1 akan memberinya kesempatan untuk memaksimalkan pengalamannya secara lebih baik, membuatnya lebih fokus dalam manajemen tim.

“Sejujurnya, tanggung jawab saya jauh lebih luas. Tidak lebih luas dalam hal tanggung jawab, tapi apa yang saya lakukan secara efektif jauh lebih banyak,” jawab Brivio ketika ditanya bagaimana perbedaan tanggung jawabnya dibandingkan dengan waktunya di Suzuki.

“Berada di organisasi yang jauh lebih besar ini, ada banyak peran seperti HR [Sumber Daya Manusia], atau kantor hukum yang mengurus kontrak, departemen pemasaran dan komunikasi, semuanya.

"Di Suzuki, organisasinya lebih kecil dan pada dasarnya saya melewati semua sektor ini. Di sini mereka diorganisir dengan sangat baik melalui masing-masing sektor, jadi ada lebih banyak tanggung jawab untuk berpartisipasi dan mengurus.

“Katakanlah kurang operatif dari sebelumnya. Sebelumnya saya juga bekerja, selain bertanggung jawab. Di sini Anda dapat mengandalkan banyak staf operasi yang sangat baik dan kantornya terorganisir.

“Dalam hal tanggung jawab, saya bagian dari manajemen, dan sebagai bagian dari manajemen bersama Laurent dan Marcin, kami memiliki tanggung jawab untuk menjalankan operasi.

“Intinya adalah membuat rencana untuk masa depan, memutuskan kemana kita ingin pergi, membagi fungsi yang berbeda dan peran yang berbeda. Itu juga akan menjadi waktu untuk membuat keputusan, membuat strategi - di sinilah manajemen harus siap. "

Brivio mendapatkan pengalaman pertamanya dalam peran barunya di F1 di Alpine dalam kapasitas trackside minggu lalu selama pengujian pramusim saat ia mulai bekerja langsung dengan Fernando Alonso dan Esteban Ocon.

“Ini sangat menarik,” Brivio menjelaskan. “Banyak hal untuk dilihat dan banyak informasi, banyak pertanyaan yang saya lakukan.

“Tentu saja sangat mengasyikkan, seluruh teknologi di belakang, seluruh organisasi di belakang [F1] dibandingkan dengan pengalaman saya sebelumnya. Ada kesamaan di satu sisi.

“Ini adalah olahraga tim, ada olahragawan, pembalap atau pembalap dengan masalah yang sama dan para insinyur melakukan pekerjaan, merencanakan tes dan mengatur mobil dan apapun.

“Tentu saja ini adalah organisasi yang lebih besar, lebih banyak parameter, lebih banyak bagian dan semuanya diperkuat, sehingga membuatnya menarik untuk dipelajari dan dipahami sebanyak yang saya bisa.”