Bezzecchi Soal Insiden Sprint Marc Marquez: Saya Coba Petahankan Garis Saya

Marco Bezzecchi menjelaskan insiden dengan Marc Marquez pada ajang Sprint MotoGP Qatar.

Bezzecchi on Marquez clash: “I couldn't really do anything”
Bezzecchi on Marquez clash: “I couldn't really do anything”
© Gold and Goose

Marco Bezzecchi, pole-sitter sekaligus sosok yang dijagokan sebelum balapan, melihat harapannya untuk memenangkan Sprint Race Lusail pupus setelah terjatuh akibat senggolan dengan Marc Marquez.

Bezzecchi coba menusuk dari sisi dalam saat Marquez yang berada di depannya tampak sedikit melebar di Tikungan 1 pada Lap 4 dari 10.

Tapi Marquez coba masuk ke dalam di apex, senggolan pun tak terhindarkan. Insiden tersebut mengaktifkan

Benturan tersebut memicu terbukanya kantung udara (airbag) milik Marquez, namun pemimpin Kejuaraan Dunia itu tetap bertahan di atas motor Ducati-nya, sementara Bezzecchi tergelincir jatuh.

Insiden ini juga menjadi pukulan tambahan bagi harapan pembalap asal Italia tersebut dalam perebutan gelar juara yang kian menipis.

Loading this video will expose you to potential cookies and tracking by the provider

“Tentu saja, ini bukan Sprint Race yang saya inginkan, padahal kualifikasi dan akhir pekan ini berjalan dengan sangat baik,” ujar Bezzecchi kepada TNT Sports.

“Anda sudah melihat rekamannya. Saat itu, saya berusaha tetap berada di jalur saya, lalu terjadi kontak; jadi, pada akhirnya saya benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa untuk menghindarinya.

“Pada akhirnya, sayalah yang mengalami kecelakaan, tetapi ya begitulah situasinya. Jadi, kita terus melangkah maju dan berusaha untuk bangkit kembali besok.”

Loading this video will expose you to potential cookies and tracking by the provider

Steward MotoGP menyelidiki insiden tersebut sebelum memutuskan bahwa tidak diperlukan tindakan lebih lanjut.

Bezzecchi sempat tertinggal dari Marquez saat restart, padahal ia berada di depan ketika Sprint Race dihentikan dengan bendera merah menyusul kecelakaan yang dialami Francesco Bagnaia pada putaran pertama.

“Start pertama sebelum bendera merah berjalan dengan baik. Sayangnya, pada start kedua, roda depan motor saya sempat terangkat (wheelie), sehingga akselerasi berkurang dan posisi saya diambil alih oleh Marc.

“Setelah itu, kami terlibat dalam pertarungan yang sangat seru.

“Kecepatan saya cukup baik untuk mencoba bersaing demi meraih kemenangan. Saya harus mengambil risiko, saya harus melakukan segalanya demi mendapatkan hasil yang bagus. Sayangnya, hasilnya tidak seperti itu, jadi kami akan mencobanya lagi besok.”

Marquez akhirnya memenangkan balapan tersebut, sementara rekan setim Bezzecchi, Jorge Martin, kehilangan posisi kedua yang direbut oleh Fabio di Giannantonio pada putaran terakhir.

Saat ini, Bezzecchi tertinggal 79 poin dari Marquez dan harus mampu memangkas selisih tersebut secara signifikan pada Grand Prix hari Minggu agar tetap dalam persaingan perebutan gelar juara, mengingat hanya tersisa maksimal 74 poin yang bisa diperebutkan di Portimao dan Valencia.

MotoGP title chase after Qatar Sprint: Points per race (top 10 riders).
MotoGP title chase after Qatar Sprint: Points per race (top 10 riders).
© Peter McLaren

Tags:

Marco Bezzecchi