Berpeluang Kunci Gelar di Qatar, Marc Marquez Tidak Mengubah Strateginya
Marc Marquez akan mempertahankan "strategi” yang sama meski berpeluang mengunci gelar di MotoGP Qatar.

Kemenangan ketujuh Marc Marquez musim ini di Sepang membuatnya tiba di Qatar akhir pekan ini dengan peluang meraih gelar, namun ia menegaskan bahwa itu tidak akan mengubah pendekatannya.
Sepanjang 2026, Marquez lebih sering dalam mode "mengelola situasi", hanya di Malaysia ia memutuskan untuk mengerahkan kemampuan maksimalnya sejak Free Practice 1.
Meski demikian, ia kini memimpin klasemen kejuaraan dengan selisih 44 poin.
Menjelang putaran ke-20, fokus Marquez kembali tertuju pada hari Minggu dan upaya untuk memaksimalkan perolehan poinnya dalam balapan utama. Dengan hasil yang tepat, ia bisa meraih gelar juara MotoGP kedelapannya.

“Qatar adalah lintasan yang hebat, tetapi bukan salah satu favorit saya, dan di masa lalu, pada tahun-tahun tertentu, saya benar-benar sangat kesulitan di sini,” ujar Marc Marquez. “Sebaliknya, tahun lalu kami tampil sangat cepat dan kompetitif.
“Di Malaysia, kami menjalani akhir pekan dengan cara sebaik mungkin; terutama pada hari Sabtu, saat itu sangat mudah untuk melakukan kesalahan.
“Strateginya tidak akan berubah di sini: kami bekerja dari hari ke hari dan berupaya memberikan yang terbaik dalam balapan hari Minggu nanti.”
Qatar “sangat berat” di penghujung musim

Sementara Marquez kian dekat untuk meraih gelar juara keduanya bersama Ducati, Francesco Bagnaia akan menjalani tiga balapan terakhirnya bersama Ducati Lenovo sebelum pindah ke Aprilia pada tahun 2027.
Pembalap Italia itu pernah meraih kemenangan di Qatar pada tahun 2024, dan permukaan lintasan dengan grip tinggi di sana bisa menjadi keuntungan baginya. Namun, ia datang ke sana dalam kondisi yang kurang prima, mengingat ia belum pernah finis di posisi enam besar sejak balapan di Jerman.
“Qatar adalah lintasan lain yang sangat bagus, tetapi terasa sangat berat di fase akhir musim ini,” ujar Bagnaia.
“Sirkuit ini selalu mampu mengeluarkan performa terbaik dari Desmosedici GP, dan di sini pula saya selalu tampil sangat kompetitif.
“Kami terus bekerja keras untuk bisa lebih mendekat ke kelompok barisan depan.”














