Pengakuan Antonelli Soal Kemenangan F1 Terbarunya di Madrid
Kimi Antonelli membuat pengakuan jujur setelah meraih kemenangan F1 kedelapannya musim ini di Madrid.

Pemimpin klasemen Formula 1, Andrea Kimi Antonelli, mengakui bahwa Lando Norris "layak memenangkan" Grand Prix Spanyol pertama yang digelar di Sirkuit Jalanan Madring.
Antonelli diuntungkan oleh kemunculan Virtual Safety Car yang memberinya kesempatan masuk pit dari posisi kedua dan memangkas waktu balapan yang krusial. Sementara itu, Norris - yang memimpin balapan - justru dirugikan karena ia masuk pit saat VSC baru saja selesai dan balapan sudah kembali normal.
Situasi semakin buruk bagi sang juara dunia bertahan karena ia mengalami pit stop yang lambat, sehingga ia kembali ke lintasan di posisi kelima.
Pembalap Inggris itu berusaha keras untuk naik ke posisi ketiga, namun ia tidak bisa menyalip Antonelli atau Max Verstappen karena terbatasnya tempat overtake di Madring.

Usai balapan, Antonelli mengakui bahwa kemenangan kedelapannya di musim 2026 merupakan salah satu yang paling beruntung.
"Senang rasanya bisa menang, tapi jika harus realistis dan jujur, hari ini kami sebenarnya tidak layak menang," aku Antonelli. "Lando-lah yang layak menang hari ini, jadi menurut saya hasil yang seharusnya kami dapatkan mungkin posisi kedua atau bahkan ketiga.
"Saya tidak tampil cukup baik saat start; saya agak terlalu agresif dan akhirnya menempatkan diri di posisi yang kurang menguntungkan. Jadi ya, jelas ada hal-hal yang perlu diperbaiki.
"Namun secara keseluruhan, hari ini berjalan lancar dan saya senang dengan hasilnya. Meski begitu, kami akan berusaha tampil lebih baik lagi di Baku."

Dengan rekan setimnya di Mercedes sekaligus rival langsung dalam perebutan gelar, George Russell, hanya mampu finis di posisi kelima, Antonelli kini unggul jauh dengan selisih 81 poin di puncak klasemen kejuaraan dunia.
Meski laju Antonelli menuju gelar juara tampak tak terbendung, pembalap asal Italia berusia 20 tahun itu tidak membiarkan dirinya terbuai oleh pemikiran bahwa ia bisa menjadi juara dunia F1 termuda sepanjang masa tahun ini.
"Justru itulah yang tidak ingin saya lakukan," jawab Antonelli saat ditanya apakah ia mulai memikirkan soal gelar juara.
"Saya ingin terus memacu diri dari satu balapan ke balapan berikutnya, terus memberikan hasil terbaik dan menikmati setiap momennya, serta berusaha tampil maksimal di setiap balapan; setelah itu, kita lihat saja di mana posisi saya pada akhir tahun nanti."















