Kenapa Ferrari Tidak Bisa Mendukung Hamilton dalam Pertarungan Gelar F1?

Nico Rosberg menjelaskan mengapa Ferrari tidak akan memprioritaskan Lewis Hamilton atas Charles Leclerc dalam perebutan gelar juara F1.

Nico Rosberg and Lewis Hamilton
Nico Rosberg and Lewis Hamilton

Juara dunia Formula 1 2016, Nico Rosberg, memaparkan alasan mengapa Ferrari "tidak bisa" memprioritaskan Lewis Hamilton dibandingkan Charles Leclerc dalam perebutan gelar juara tahun 2026.

Ferrari menyia-nyiakan peluang emas untuk memanfaatkan penalti posisi start yang diterima pemimpin klasemen, Andrea Kimi Antonelli, di Grand Prix Italia.

Leclerc mengalami kecelakaan dan tersingkir, sementara Hamilton hanya mampu finis di posisi keenam setelah terlibat insiden dengan rekan setimnya pada lap pertama.

Dengan kemenangan Antonelli lewat comeback luar biasa di Monza, Hamilton kini tertinggal 76 poin dari pembalap Italia tersebut, dengan menyisakan 10 balapan lagi musim ini.

Terlepas dari adanya saran agar Ferrari lebih mendukung Hamilton dibandingkan Leclerc dalam perebutan gelar juara tahun 2026, Rosberg - yang pernah menjadi rekan setim Hamilton di Mercedes antara tahun 2013 dan 2016 - menegaskan bahwa hal itu tidak mungkin dilakukan.

Lewis Hamilton and Charles Leclerc clashed at Turn 1
Lewis Hamilton and Charles Leclerc clashed at Turn 1

"Kita bicara soal Charles Leclerc, sosok andalan di Ferrari yang saat ini secara matematis masih memiliki peluang untuk menjadi juara dunia," ujar Rosberg dalam tayangan pasca-balapan Sky Sports F1.

"Jadi, hal itu tidak bisa dilakukan. Tentu saja itu akan menguntungkan Lewis - memberinya peluang terbaik dan tambahan poin - tetapi sebagai sebuah tim, Anda tidak bisa melakukan itu.

"Anda punya kewajiban untuk memberikan kesempatan kepada kedua pembalap, setidaknya untuk saat ini. Mungkin nanti situasinya akan menuntut mereka untuk bermain secara strategis."

Hamilton, yang unggul 36 poin atas Leclerc, mengatakan setelah putaran Monza bahwa sudah "terlambat" bagi Ferrari untuk memberinya prioritas dibandingkan pembalap asal Monako tersebut.

"Menurut saya, mulai hari ini, kita sudah tertinggal jauh dari [Mercedes] dalam hal perolehan poin," ujar pembalap Inggris berusia 41 tahun itu.

"Sudah terlambat untuk mengambil keputusan-keputusan semacam itu. Sudah terlambat. Yang bisa saya lakukan hanyalah berusaha tampil sebaik mungkin. Saya akan bangun besok pagi dan memberikan kemampuan terbaik saya."

Charles Leclerc, Ferrari, 2026 Italian GP
Charles Leclerc, Ferrari, 2026 Italian GP
© XPB Images

Team Principal Ferrari, Fred Vasseur, menegaskan bahwa masih terlalu dini bagi tim asal Maranello tersebut untuk mencurahkan seluruh dukungannya kepada satu pembalap saja.

"Mengenai apakah kami akan menerapkan team-order atau semacamnya, saya teringat perbandingan ini: tahun lalu, [Oscar] Piastri sempat mengungguli rekan setimnya di McLaren pada tahap musim ini. Seandainya McLaren saat itu memusatkan segalanya pada Piastri, Max Verstappen [dari Red Bull] justru yang akan menjadi juara," ujarnya.

"Tentu saja, pada titik tertentu keputusan harus diambil, tetapi menurut saya, mengambil keputusan sebelum balapan di Monza itu terlalu dini. Sekarang, kami punya waktu untuk mendiskusikannya dengan tim."