Verstappen Ungkap Penyebab Gagal Amankan Pole GP Amerika Serikat
Max Verstappen details what went wrong for him in qualifying at the United States Grand Prix.

Max Verstappen mengatakan bahwa hilangnya grip secara tiba-tiba di Q3 membuatnya gagal meraih posisi pole di F1 GP Amerika Serikat.
Pembalap Red Bull tersebut akhirnya kalah dalam perebutan pole dengan selisih 0,179 detik dari pemimpin klasemen kejuaraan, Andrea Kimi Antonelli, dalam sesi kualifikasi yang berlangsung sengit di COTA.
Verstappen mencatatkan waktu tercepat keempat di Q2 meskipun dengan ban bekas, tapi ia kekurangan grip yang diperlukan untuk bersaing memperebutkan pole saat momen krusial di Q3.
“Q3 tidak berjalan dengan baik,” jelas juara dunia empat kali itu dalam wawancara di parc ferme. “Q1 dan Q2 berlangsung lancar, tetapi entah mengapa, pada kedua set ban yang digunakan, keseimbangan mobil justru tidak optimal.
“Tidak ada kesalahan yang dibuat, hanya saja tidak ada cengkeraman (grip), sehingga mobil sering tergelincir. Lalu pada putaran terakhir, kondisinya memang kurang mendukung karena adanya angin dari belakang di beberapa titik.
"Saat mencoba memacu lebih keras, saya justru menghantam gundukan di lintasan dengan cara yang salah; mobil pun melompat-lompat seperti kanguru, lalu tergelincir hebat - saat itulah saya tahu putaran tersebut sudah berakhir.
“Sejujurnya, saya tidak terlalu puas dengan sesi Q3. Hasil ini bukan yang saya inginkan, bukan pula yang saya harapkan. Namun, jika akhirnya tetap menempati posisi kedua (P2), ya, saya terima saja.”

Berbicara dalam konferensi pers FIA, Verstappen mengatakan: "Di Q1 dan Q2, saya merasa sangat baik. Maksud saya, saya mencatatkan putaran tercepat saya di Q2 dengan menggunakan ban bekas, jadi saat memasuki Q3, ekspektasi saya cukup tinggi. Namun sayangnya, feelingnya justru tidak bagus.
"Saya tidak mendapatkan grip yang saya inginkan, sehingga saya tidak bisa mengandalkan bagian belakang mobil seperti yang saya harapkan di sektor terakhir, dan itu membuat saya kehilangan terlalu banyak waktu. Tentu saja, jika melihat catatan waktu dan posisi start P2, itu adalah hasil yang bagus, tetapi saya mengharapkan lebih - dan hasil ini bukanlah yang saya harapkan.
"Namun, jika katakanlah perasaan saat kualifikasi kurang maksimal tetapi tetap bisa meraih posisi P2, ya saya terima saja. Hanya saja, tidak perlu sampai tersenyum lebar atau merasa sangat senang karenanya."

Verstappen mengatakan bahwa ia tidak memiliki penjelasan mengapa ia justru merasa kurang nyaman saat menggunakan ban Soft baru, padahal sebelumnya ia sengaja menghemat ban untuk Q3 dengan menggunakan ban lunak bekas di Q1 dan Q2.
“Saya sudah sering melakukan itu sebelumnya. Bahkan, saya pernah menjalani kualifikasi hanya dengan dua set ban. Jadi, tidak ada penjelasan mengapa di Q3 segalanya justru tidak berjalan dengan baik - kecuali pada putaran terakhir, di mana menurut saya semua pembalap kesulitan mencatat waktu,” tambahnya.
“Namun, ini adalah sesuatu yang harus kami periksa karena sangat aneh jika, katakanlah, justru saat menggunakan ban bekaslah Anda mendapatkan sensasi berkendara yang paling baik.”















