Martin Putuskan untuk Tidak Melakukan Operasi usai Putaran Austria
Jorge Martin telah mengambil keputusan mengenai apakah ia akan menjalani operasi arm pump atau tidak.

Pemimpin klasemen kejuaraan MotoGP, Jorge Martin, mengonfirmasi bahwa ia tidak akan menjalani operasi arm-pump pada hari Senin setelah finis kedua pada Grand Prix Austria.
Pembalap Aprilia tersebut melorot ke posisi kelima pada Grand Prix San Marino setelah mengalami masalah arm-pump yang tak terduga.
Usai balapan itu, ia sempat mengatakan mungkin perlu menjalani operasi setelah Grand Prix Austria untuk mengatasi masalah tersebut sebelum dimulainya rangkaian balapan luar Eropa flyaway tour bulan depan.
Setelah memenangi Sprint Race dan finis kedua dalam balapan utama di Red Bull Ring - yang membuatnya unggul 12 poin atas Marc Marquez - Jorge Martin menaytakan bahwa ia tidak lagi perlu menjalani operasi.

"Saya senang. Kondisinya jelas sulit karena saya tidak dalam kondisi 100 persen," ujarnya kepada program MotoGP After the Flag. "Namun, saya merasa jauh lebih baik dibandingkan saat di Misano. Jadi, kami berada di jalur yang tepat.
"Saya tidak akan menjalani operasi besok. Saya akan mencoba untuk terus seperti ini.
“Sekarang, saya akan mencoba beristirahat dan memulihkan diri setelah dua balapan yang sangat menguras fisik ini.
“Kini kami memasuki rangkaian balapan di Asia dengan kondisi yang menurut saya sangat baik, serta pemahaman yang lebih mendalam mengenai motor ini. Dan menurut saya ini adalah kabar baik, karena menjalani operasi merupakan risiko yang besar.”

Martin memimpin tahap awal Grand Prix Austria 28 lap, namun ia mengakui bahwa kecepatannya tidak cukup untuk mengalahkan Pedro Acosta.
"Pastinya, ini adalah salah satu akhir pekan terbaik musim ini, cukup mirip dengan Silverstone. Saya meraih pole dan memenangkan Sprint, tetapi kecepatan saya tidak cukup untuk memenangkan balapan utama," tambahnya. "Menurut saya, hari ini Pedro berjuang demi sesuatu yang lebih dari sekadar kemenangan.
“Jadi, menurut saya posisi kedua adalah hasil maksimal. Saya senang dengan performa saya.
“Saya agak lelah setelah balapan; balapan tadi benar-benar panjang. Saya harus sangat berhati-hati menjaga grip ban belakang di akhir balapan; sulit sekali menyalurkan tenaga motor ke lintasan.
“Saya sudah berusaha semaksimal mungkin. Saya berhasil menahan Bezzecchi di belakang saya, dan itu hal yang penting.
“Perolehan poin yang sangat bagus. Sulit sekali berharap bisa mengalahkan Ducati dan Marc di sirkuit ini, tapi kami berhasil melakukannya. Jadi, sepertinya kami berada di jalur yang tepat.”













