Mesin Honda kedua Max Verstappen musim ini rusak tidak dapat diperbaiki setelah mengalami kecelakaan besar di Silverstone setelah kontak dengan saingan kejuaraan Lewis Hamilton.

Pembalap Belanda itu memakai power unit ketiga dan terakhirnya pada tahun 2021 di Grand Prix Hungaria setelah Honda menemukan masalah pada mesin yang terlibat dalam kecelakaan di Silverstone, yang berarti penalti grid karena melebihi komponen unit daya tidak dapat dihindari.

Setelah awalnya menunda untuk mengganti power unit, Red Bull mengonfirmasi telah mengganti pemimpin kejuaraan ke PU baru, memberinya penalti start dari grid belakang di Sochi.

Verstappen, yang memimpin lima poin atas Hamilton di kejuaraan, juga mendapat penalti tiga grid hingga akhir pekan karena menyebabkan tabrakan dengan rival utamanya di Grand Prix Italia.

Selain mesin pembakaran internal (ICE) baru, Red Bull juga telah memasang turbocharger (TC), MGU-H, MGU-K, energy store (ES), control electronics (CE) dan exhaust system (EX) baru pada mobil Verstappen.