Ducati, Aprilia, dan Honda Mendapat Perubahan Status Konsesi MotoGP

Ducati dan Aprilia kini sejajar dalam konsesi MotoGP, sementara Honda turun lagi ke rangking D setelah paruh musim pertama 2026.

Marco Bezzecchi, Marc Marquez, 2026 Thai MotoGP.
Marco Bezzecchi, Marc Marquez, 2026 Thai MotoGP.
© Gold and Goose

Paruh musim terakhir dari era 1000cc di MotoGP menghadirkan pembaruan besar pertama dalam ranking konsesi MotoGP sejak pertama kali diperkenalkan tahun 2024, dengan lebih dari satu pabrikan berganti status.

Sistem konsesi MotoGP ditentukan oleh persentasi poin yang didapat pabrikan dengan poin maksimal yang bisa diperoleh:

Rank A: 85% atau lebih.
Rank B: 60% - 85%.
Rank C: 35% - 60%.
Rank D: Di bawah 35%.

Sejak sistem tersebut diperkenalkan, Ducati selalu berada di Rank A, Aprilia dan KTM berada di C, dan Yamaha belum beranjak dari Rank D. 

Honda menjadi satu-satunya pabrikan yng berganti status, naik dari D ke C pada awal musim 2026.

Rating konsesi pabrikan dihitung ulang dua kali setahun menggunakan poin yang diperoleh kontraktor selama dua 'periode':

a. Dari acara pertama hingga acara terakhir musim [saat ini] – memberikan status konsesi untuk awal musim berikutnya.

b. Dari acara pertama setelah larangan uji coba musim panas hingga acara terakhir sebelum larangan uji coba musim panas musim berikutnya – memberikan status Konsesi untuk sisa musim tersebut.

Jendela ‘B’ untuk tahun 2026, yang mencakup poin konstruktor sejak jeda musim panas tahun lalu, kini telah tercapai.

Persentase terbaru memberikan perubahan bagi Ducati, Aprilia, dan Honda untuk sisa musim ini.

Aprilia dan Ducati, yang kini terlibat dalam pertarungan untuk gelar juara dunia pembalap, tim, dan konstruktor terakhir di era 1000cc, kini berada di konsesi B, sementara Honda kembali ke Rank D.

2026 MotoGP riders and machines.
2026 MotoGP riders and machines.
© Gold and Goose

Jendela Konsesi MotoGP: Paruh musim 2025-2026

Pabrikan

Poin

Max

%

Rank baru

Rank lama

Ducati

657

777

84.6%

B

A

Aprilia

561

777

72.2%

B

C

KTM

387

777

49.8%

C

C

Honda

247

777

31.8%

D

C

Yamaha

183

777

23.6%

D

Apa yang berubah bagi Ducati?

Dengan turun dari Rank A ke B, Ducati akan memiliki akses ke lebih banyak ban tes - dari 75 menjadi 84 - dan sekarang memiliki tiga entri wildcard, yang sebelumnya dilarang sebagai pabrikan Ranking A.

Apa yang berubah bagi Apriilia?

Pemimpin klasemen sementara naik dari Raking C ke B, yang berarti pengurangan langsung jumlah ban tes, dari 93 menjadi 84, dan jatah wildcard dari 6 menjadi 3.

Apa yang berubah bagi Honda?

Sempat naik ke Rank C di awal 2026, Honda kembali mendapatkan akses penuh dengan turun ke Rank D, bersama Yamaha.

Untuk sisa tahun 2026, Honda mendapatkan lebih banyak ban tes, 93 menjadi 115, dapat melakukan tes privat dengan pembalap yang 'terikat kontrak', dan memiliki kebebasan untuk melakukan uji coba di sirkuit GP mana pun selama tidak dalam 14 hari sebelum Grand Prix.

Setiap pembalap Honda juga dapat menggunakan dua mesin tambahan musim ini, desain mesin tidak lagi dibekukan, dan satu pembaruan aerodinamika tambahan diizinkan.

Namun, dengan semua pabrikan sekarang sangat fokus pada pengembangan mesin 850cc baru untuk tahun 2027, menggunakan ban Pirelli, keuntungan sebagai pabrikan Rank D tidak lagi sekrusial sebelumnya.

MotoGP Concession table (Source: FIM Grand Prix World Championship Regulations)
MotoGP Concession table (Source: FIM Grand Prix World Championship Regulations)
Aprilia, KTM, Honda MotoGP machines.
Aprilia, KTM, Honda MotoGP machines.
© Gold and Goose

Bagaimana dengan 2027?

Status konsesi akan direset untuk era baru MotoGP 850cc tahun depan, dengan kelima pabrikan memulai musim di Peringkat B, adapun ketentuannya adalah sebagai berikut:

• 84 ban uji.
• Tes privat hanya untuk pembalap penguji.
• Hanya bisa melakukan tes di tiga sirkuit Grand Prix yang sudah dinominasikan.
• Mesin per pembalap per musim = 6 (sampai 20 balapan) atau 7 (21 sampai 22 balapan).*
• Spesifikasi mesin masih menunggu persetujuan.
• Aero updates per pembalap per musim = 1

*Satu mesin lebih sedikit daripada konsesi 2026. Semua pembalap wildcard dilarang mulai 2027, terlepas dari peringkat konsesi.

Perhitungan ulang musim panas seperti biasa akan dilakukan, tetapi hanya berdasarkan hasil dari paruh pertama musim 2027, bukan termasuk hasil dari paruh kedua tahun 2026 (pada motor 1000cc).

Perhitungan konsesi musim penuh standar kemudian akan dilanjutkan dari akhir musim 2027.