Marc Marquez Pimpin Klasemen, Ducati Khawatirkan Satu Hal ini
Ducati melihat prospek pertarungan gelar setelah Marc Marquez memimpin klasemen MotoGP 2026 untuk pertama kalinya.

General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, tidak khawatir dengan fakta bahwa Marc Marquez tidak memiliki mengalami pengalaman dengan motor pabrikan Ducati di sisa musim MotoGP 2026.
Kemenangan ganda di Misano membuat Marc Marquez punya poin yang sama dengan Jorge Martin dari Aprilia, tapi dia unggul karena lima kali menang di Grand Prix - dibandingkan satu untuk Martin - membuat bintang Ducati pabrikan itu duduk di puncak klasemen.
Itu adalah kebangkitan yang luar biasa dari juara bertahan setelah sempat tertinggal 102 poin di Mugello, dan menempatkannya sebagai favorit untuk merai gelar MotoGP kedelapannya.
Namun, terlepas dari kebangkitan Marquez, Dall’Igna tidak mau menganggap remeh situasi apa pun.

“Seperti biasa, Kejuaraan Dunia berakhir di Valencia, jadi hingga Valencia kami harus berusaha percaya dan terus berusaha,” kata Dall’Igna kepada Sky Italia.
“Kami tahu kami menghadapi situasi yang agak aneh di awal tahun… Kami mencoba untuk tetap tenang, tetap fokus, mencoba untuk meningkatkan diri tanpa membuat terlalu banyak keributan, yang merupakan salah satu masalah yang biasanya Anda temui ketika stres meningkat.
“Menurut saya, kami telah melakukan pekerjaan dengan baik dalam hal itu. Marc juga tampil apik karena ia mampu berpikir jernih dan melakukan apa yang diperlukan untuk kembali ke jalur yang tepat.
“Perjuangan belum usai; masih ada tujuh balapan tersisa - sepertiga dari keseluruhan musim kejuaraan - dan segalanya masih belum diputuskan.”
Tidak ada putaran Qatar?
Jika melihat kalender resmi, masih tersisa delapan putaran di kalender MotoGP 2026 jika menyertakan Qatar yang dijadwalkan ulang pada bulan November.
Namun, terdapat keraguan serius mengenai apakah putaran di Lusail akan benar-benar terlaksana atau justru digantikan, dan Dall’Igna mungkin telah secara tidak sengaja membocorkan hal tersebut dengan hanya menyebutkan tujuh balapan.

Bagaimanapun juga, empat putaran musim 2025 yang dilewatkan Marquez akibat cedera bahu - yang dideritanya setelah insiden di Mandalika dengan Marco Bezzecchi - masih akan berlangsung, yakni di Phillip Island, Sepang, Portimao, dan Valencia.
Saat ditanya apakah kurangnya pengalaman terkini Marquez di beberapa sirkuit yang tersisa bisa menjadi kerugian, Dall’Igna menjawab:
"Marc memiliki pengalaman yang begitu luas sehingga, sejujurnya, menurut saya tidak masalah jika ia melewatkan [beberapa] balapan yang tersisa antara sekarang hingga akhir tahun."
Kekhawatiran yang lebih besar adalah kelemahan relatif Ducati dalam hal grip ban belakang dibandingkan Aprilia saat memakai ban belakang dengan kontruksi lebih keras di awal musim ini, yang akan kembali pada balapan di sirkuit seperti Red Bull Ring, Mandalika, dan Phillip Island.
"Terkait [konstruksi ban] itu, bisa dibilang kami cenderung sedikit lebih kesulitan dengan cengkeraman belakang dibandingkan yang lain, jadi itu adalah hal yang harus kami benahi. Namun, saya tetap optimistis dan yakin," ujarnya.

Meskipun banyak pihak kini memandang perebutan gelar juara tahun 2026 sebagai pertarungan antara Marquez melawan Martin dan Bezzecchi, Dall’Igna tetap berpikiran terbuka.
"Bagi saya, semua pembalap yang secara matematis masih dalam persaingan Kejuaraan Dunia adalah pesaing dan layak mendapatkan penghormatan tertinggi," ujarnya.
"Saya tegaskan kembali, menurut pendapat saya, syarat utama untuk mengalahkan lawan adalah dengan menghormati mereka; oleh karena itu, saya meyakini bahwa siapa pun yang mampu bersaing memperebutkan gelar Kejuaraan Dunia layak mendapatkan penghormatan dari kita."
Dall’Igna juga menegaskan bahwa ia tidak pernah berhenti percaya Ducati bisa meraih gelar juara pembalap MotoGP kelimanya secara beruntun.
"Saya tidak pernah berhenti meyakininya, saya tidak pernah berhenti mendorong seluruh tim untuk memercayainya, dan saya akan terus melakukannya sampai perhitungan matematis menentukan ke mana gelar juara dunia ini akan berlabuh, apa pun hasilnya nanti."
















