Bagnaia Buat Klaim Menghebohkan Seputar Pilihan Setup Ducati
Francesco Bagnaia memicu kehebohan lewat sejumlah komentar mengenai Ducati saat berada di Misano.

Francesco Bagnaia tampaknya mengungkapkan bahwa Ducati tidak mengizinkan dirinya mencoba pengaturan motor dasar dalam sebuah percakapan yang terekam oleh penyiar MotoGP, DAZN.
Juara dunia dua kali ini telah melalui rangkaian balapan yang sulit sejak jeda musim panas, di mana Francesco Bagnaia mengalami kecelakaan dalam ketiga balapan Grand Prix terakhir.
Pembalap Italia itu berulang kali mengeluhkan kurangnya grip ban belakang yang tampaknya hanya dialami dirinya sendiri, mengingat masalah serupa tidak terlihat dari data pembalap Ducati lainnya.
Pada Grand Prix San Marino, Bagnaia merasa dipermalukan oleh situasi tersebut usai Sprint Race, sebelum akhirnya mengalami kecelakaan pada balapan utama.

Percakapan yang mengungkap klaim Ducati
Rekaman dari DAZN kini telah muncul, memperlihatkan percakapan antara Bagnaia dan pembalap tim VR46, Fabio Di Giannantonio, yang juga mengendarai Ducati GP26.
Di Giannantonio menyarankan Bagnaia untuk mencoba pengaturan yang cukup standar seperti miliknya, karena itu mungkin bisa
Tanggapan Bagnaia mengenai hal ini memicu kontroversi, karena ia mengisyaratkan bahwa Ducati tidak mengizinkannya melakukan hal tersebut.
"Mengapa Anda menggunakan perangkat kecil di bagian belakang itu?" tanya Di Giannantonio kepada Bagnaia.
Bagnaia menjawab: “Itu masalah yang paling sepele. Saya menggunakan apa pun yang mereka instruksikan. Saya sudah mencoba semuanya.
“Saya bisa katakan bahwa bagi saya, tidak ada bedanya antara ban depan tipe Soft atau Medium, keduanya terasa persis sama.
“Bahkan ban Soft bekas pakai di sesi pagi maupun ban baru untuk kualifikasi pun rasanya sama saja. Rasanya seperti saya menarik tuas kopling begitu mulai mengerem.
Di Giannantonio kemudian berkata: “Saya mengerti, tapi menurut saya, jika Anda menggunakan set-up yang cukup standar seperti milik saya… sungguh, milik saya itu sangat dasar, menurut saya…”
Bagnaia kemudian berkata: “Mereka tidak mengizinkan saya melakukannya.”

Tidak jelas Set-Up apa yang telah dilakukan Ducati dan Bagnaia dalam beberapa putaran terakhir untuk mengatasi masalah yang dihadapinya.
Di Aragon, ia menyebutkan bahwa dirinya kembali menggunakan setup awal musim saat ia mampu bersaing memperebutkan posisi podium.
Tapi, pernyataan Bagnaia ini muncul beberapa hari setelah ia menegaskan bahwa Ducati akan menguasai posisi 1-2-3-4 dalam kejuaraan jika mereka menurunkan empat motor GP24.
Bos Ducati, David Tardozzi, mencatat selama akhir pekan balapan di Misano bahwa kedua belah pihak masih saling percaya, dan bahwa pabrikan asal Italia tersebut terus berupaya keras untuk memperbaiki situasi Bagnaia.















