Marc Marquez Mengantisipasi Akhir Pekan yang Lebih Rumit di Misano

Marc Marquez mengatakan bahwa Misano akan "lebih rumit" baginya dibandingkan akhir pekan dominan di Aragon.

Marc Marquez at the Aragon MotoGP, where he won both races from second on the grid.
Marc Marquez at the Aragon MotoGP, where he won both races from second on the grid.
© Gold and Goose

Menurut Marc Marquez, putaran MotoGP Misano akan lebih rumit baginya dibandingkan akhir pekan dominan yang dijalaninya di Aragon dua pekan lalu.

Sekilas, hal itu tampak jelas, mengingat reputasi Marquez di Aragon serta rekor tak terkalahkannya di sana bersama Ducati.

Tapi Misano juga menjadi salah satu trek yang cukup kuat bagi Marquez di MotoGP. Ia menang di sana sebanyak lima kali, termasuk pada dua dari tiga balapan terakhir di sana, Grand Prix San Marino tahun 2024 dan 2025.

Alhasil, meskipun Marquez merasa Misano akan "lebih rumit" dibandingkan Aragon, ia juga merasa bahwa sirkuit di Rimini tersebut sangat cocok dengan gaya balapnya.

Marc Marquez, 2026 Aragon MotoGP.
Marc Marquez, 2026 Aragon MotoGP.
© Gold and Goose

"Di Aragon, kami meraih poin maksimal, dan itulah targetnya," ujar Marc Marquez menjelang akhir pekan MotoGP Misano.

"MotorLand adalah sirkuit yang sangat cocok dengan gaya balap saya. Di Misano ini situasinya akan sedikit lebih rumit, namun ini tetaplah sirkuit di mana saya bisa berusaha menampilkan performa terbaik dan memacu Desmosedici GP hingga potensi maksimalnya.

"Selain itu, akan ada banyak penggemar Ducatisti yang pastinya bisa memberikan suntikan semangat ekstra."

Bagnaia “tidak menyerah”

Jika Aragon menjadi tempat yang sempurna bagi Marquez, situasinya terasa sangat pahit untuk Francesco Bagnaia di sisi lain garasi tim Ducati Lenovo. Ia kembali terjatuh dan gagal finis untuk kedua kalinya secara berturut-turut, atau yang ketiga kalinya dalam empat balapan terakhir.

Pecco Bagnaia.
Pecco Bagnaia.
© Gold and Goose

Pembalap asal Italia itu mengaku sangat bersemangat untuk "kembali bekerja" dalam balapan kandang terakhirnya bersama Ducati.

"Di Aragon kami sempat kesulitan, namun bukan sifat saya untuk menahan diri," ujar Bagnaia.

"Jadi, kami akan langsung kembali bekerja bersama seluruh tim di lintasan yang sungguh istimewa: sirkuit kandang saya yang sesungguhnya, di hadapan seluruh Ducatisti.

"Kami tidak akan menyerah dan akan terus memacu diri untuk kembali menjadi penantang utama.

"Saya yakin dukungan dan semangat dari para penggemar akan memberikan suntikan energi ekstra bagi saya, seperti yang selalu mereka lakukan sebelumnya."