Masalah Tak Biasa yang Membuat Miller Tersingkir dari GP Misano

Jack Miller mengalami dua masalah tak biasa saat tersingkir pada Grand Prix di Misano.

Jack Miller at the Misano MotoGP, where he'd crash out on lap three.
Jack Miller at the Misano MotoGP, where he'd crash out on lap three.
© Gold & Goose

Jack Miller mundur dari MotoGP San Marino bukan akibat langsung dari kecelakaanya, tapi karena serangkaian masalah tak biasa yang terjadi setelahnya.

Miller berusaha masuk ke posisi peraih poin pada tahap awal balapan ketika ia terjatuh di tikungan kedelapan.

Tikungan kedelapan kemudian juga menjatuhkan Johann Zarco di akhir Grand Prix, dan pembalap asal Prancis itulah yang sedang bersaing dengan Miller saat ia terjatuh pada lap ketiga.

"Bukan hari yang panjang bagi saya," ujar Jack Miller usai balapan di San Marino.

Jack Miller, 2026 MotoGP San Marino Grand Prix, pre-race ceremony. Credit: Gold and Goose.
Jack Miller, 2026 MotoGP San Marino Grand Prix, pre-race ceremony. Credit: Gold and Goose.
© Gold & Goose

“Saya mengawali balapan dengan cukup baik, melakukan beberapa manuver bagus di lap pertama, dan sempat melakukan dive-bomb terhadap Johann [Zarco] di tikungan pertama.

“Saya merasa memiliki kecepatan yang bagus dan berusaha melakukan manuver saat masih di awal balapan, karena begitu posisi pembalap sudah berbaris satu per satu, akan sangat sulit - terutama bagi kami di sirkuit ini - untuk melakukan overtake.

“Jadi, saya sempat mencoba menyalipnya secara agresif di tikungan pertama. Dia berhasil menunda pengereman dan kembali membalas posisi saat pergantian arah, sehingga pada dasarnya saya kemudian berusaha mencari celah yang tepat untuk lap-lap berikutnya.

“Saat memasuki Tikungan 8, saya, Fabio [Quartararo], dan dia - kami semua bisa dibilang melakukan pengereman yang sangat terlambat.

“Itu terjadi secara berurutan; posisi saya sedikit lebih melebar. Kami semua sedikit keluar dari jalur ideal.

“Posisi saya agak terlalu melebar dan saya mencoba memaksanya sedikit lebih keras dibandingkan pembalap lain, lalu bagian depannya kehilangan grip.”

Jack Miller, 2026 MotoGP San Marino Grand Prix. Credit: Gold and Goose.
Jack Miller, 2026 MotoGP San Marino Grand Prix. Credit: Gold and Goose.
© Gold & Goose

 

Kecelakaan itu tidak langsung menyingkirkan Miller saat itu juga, namun insiden tersebut memicu gangguan sistem elektronik yang diikuti masalah kopling, sehingga ia tidak bisa melanjutkan balapan.

"Saya berhasil mengangkat motor dengan cukup cepat," ujar pembalap Pramac Yamaha itu. "Saya mengalami error pada sistem Traction Control (TC) akibat melaju di area gravel. 

"Saya mencoba mematikan lalu menyalakan kembali motor untuk menghilangkan error tersebut, tetapi begitu mesin mati, kopling mengalami slip dan mesin tidak mau menyala lagi.

"Jadi, itu benar-benar menyebalkan. Tapi bagaimanapun juga, kerusakan sudah terjadi saat kecelakaan di tikungan delapan."

Jack Miller, Pramac Yamaha, 2026 Misano MotoGP
Jack Miller, Pramac Yamaha, 2026 Misano MotoGP
© Gold and Goose

Miller frustrasi dengan kecelakaan tersebut karena ia merasa performa motornya sudah mencapai titik terbaik sepanjang akhir pekan itu saat balapan tiba.

"Bisa dibilang ini bukan akhir pekan yang mudah, tetapi kami tidak pernah berhenti berusaha," ujarnya. "Bahkan hingga hari ini, saya merasa performa motor hari ini adalah yang terbaik sepanjang akhir pekan. 

"Kami benar-benar bekerja keras membenahi set-up motor sepanjang akhir pekan, mulai dari mengubah sudut headstock tadi malam, hingga menyesuaikan motor agar sedikit lebih panjang dan lebih lunak saat transisi dari sesi pemanasan ke balapan.

“Pada dasarnya, kami hanya berusaha mengejar ketertinggalan dan mendapatkan motor yang, pertama, kompetitif, dan kedua, nyaman untuk saya kendarai.

“Seperti yang saya bilang, saat balapan tadi rasanya motor itu adalah yang terbaik yang saya kendarai sepanjang akhir pekan; sayangnya, saya tidak bisa berbuat banyak dengannya.”