Situasi Qatar Memanas, Tim MotoGP Menerima Peringatan Darurat
Tim MotoGP dilaporkan telah menerima pedoman darurat untuk putaran Qatar akhir pekan ini.

Sejumlah tim MotoGP dilaporkan telah diberikan informasi mengenai lokasi perlindungan darurat serta protokol keselamatan untuk gelaran Grand Prix Qatar akhir pekan ini.
Menurut reporter MotoGP, Mat Oxley, panduan tersebut tercantum dalam sebuah dokumen berjudul 'Lokasi Perlindungan Internal' ('Internal Shelter Locations').
Dokumen tersebut memuat slide yang menunjukkan 'area di dalam Paddock yang dapat dijadikan tempat berlindung', serta menjelaskan langkah-langkah yang harus diambil jika peringatan darurat nasional dikeluarkan.
Panduan tujuh langkah tersebut mencakup instruksi untuk 'segera mencari perlindungan', menghindari penggunaan lift, dan menuju ke 'bangunan kokoh' yang telah disepakati oleh masing-masing tim jika sedang berada di area lintasan. Anggota tim juga diimbau untuk tidak 'menyentuh atau memotret puing apa pun'.
Yamaha tidak akan berpartisipasi dalam ajang akhir pekan ini karena adanya ‘kebijakan pembatasan perjalanan di seluruh perusahaan’ untuk wilayah Timur Tengah, yang menyebabkan jumlah pembalap di grid MotoGP berkurang dari 22 menjadi 18 orang.
Marc Marquez memiliki kesempatan pertamanya untuk meraih gelar juara tahun 2026 pada akhir pekan ini, namun ia mengakui bahwa dirinya "ingin berada di tempat lain".















