Verstappen Membantah Klaim Red Bull Punya Mesin Terbaik di F1

Max Verstappen has disputed Red Bull being judged to have the best engine in F1.

Verstappen does not believe the FIA's engine ruling
Verstappen does not believe the FIA's engine ruling

Max Verstappen kembali membantah keputusan FIA bahwa Red Bull memiliki Power Unit terbaik di Formula 1 setelah Grand Prix Belgia.

Badan pengatur F1 menetapkan mesin Red Bull-Ford yang baru sebagai mesin ICE patokan untuk musim 2026 awal tahun ini, yang mengejutkan sebagian besar kalangan di paddock.

Mengingat performa dominan Mercedes musim ini, dengan Silver Arrows meraih kemenangan di delapan dari 10 Grand Prix yang telah berlangsung, pabrikan Jerman ini secara luas dianggap memiliki mesin terkuat.

Namun, menurut sistem Additional Development and Upgrade Opportunities (ADUO) F1 yang baru, hal itu tidak benar, karena menempatkan Red Bull di posisi teratas.

Putusan tersebut berarti Red Bull tidak dapat meningkatkan unit daya mereka musim ini, sementara rival mereka, Mercedes dan Ferrari, bisa melakukannya.

Verstappen sekali lagi mempertanyakan keputusan tersebut setelah balapan hari Minggu di Spa-Francorchamps, di mana tenaga mesin menjadi sangat krusial.

“Saya juga menginginkan peningkatan mesin, tetapi itu bukan di tangan saya,” kata Verstappen kepada Sky Sports F1 setelah finis ketiga di belakang Andrea Kimi Antonelli dari Mercedes dan Charles Leclerc dari Ferrari.

“Seharusnya [yang terbaik], tetapi jika Anda melihat kualifikasi, itu tidak benar-benar terlihat seperti itu, bukan? Jadi, saya tidak tahu harus berkata apa.”

Red Bull telah mengadakan diskusi dengan FIA menyusul putusan mengejutkan terkait ADUO.

Berbicara tentang balapannya, Verstappen merasa dia bisa bersaing untuk posisi kedua tanpa intervensi Virtual Safety Car yang menguntungkan Ferrari.

Tak lama setelah Verstappen melakukan pit stop, VSC memberi Ferrari pit stop murah dengan dan lansung melakukan double-stack, menghemat waktu balapan yang sangat penting bagi Leclerc dibandingkan dengan Verstappen.

“Saya rasa pertarungan untuk posisi kedua mungkin akan sengit dengan Charles tanpa VSC,” tambah juara dunia empat kali itu. “Akhir pekan ini cukup lancar bagi saya, tidak ada yang terlalu gila, kecepatan balapan cukup baik.

“Masih sedikit kesulitan dengan masalah keseimbangan untuk melaju lebih cepat dalam balapan, tetapi secara umum akhir pekan ini menyenangkan, jadi saya rasa itu hal yang positif.”