MotoGP Australia Dibatalkan Karena Hujan, Bezzecchi Simpati pada Penonton
Marco Bezzecchi tersentuh melihat banyaknya fans yang masih berada di Phillip Island saat MotoGP melakukan putaran parade.

Marco Bezzecchi mengatakan bahwa sungguh “luar biasa” melihat begitu banyak fans yang tetap berada di Phillip Island untuk menyaksikan parade lap MotoGP, meski balapannya telah dibatalkan.
Bezzecchi datang ke Phillip Island sebagai salah satu pembalap yang dijagokan sebelum balapan dimulai, mengingat ia adalah pembalap tercepat di sana pada tahun lalu. Namun, penalti double long lap membuatnya tidak bisa bersaing untuk meraih kemenangan.
Tahun ini, Bezzecchi mengalami sesi kualifikasi hujan yang sulit, menempatkannya di baris ketiga untuk kedua balapan.
Ia melakukan pemulihan yang baik untuk finis keempat di Sprint Race, yang terbukti menjadi satu-satunya balapan yang digelar di akhir pekan karena buruknya kondisi cuaca hari Minggu membuat balapan dibatalkan.
Ironisnya, itu adalah akhir pekan MotoGP terakhir di Phillip Island sebelum putaran Australia dipindahkan ke Adelaide mulai tahun 2027.

Setelahnya, Bezzecchi mengatakan bahwa ia ingin tetap balapan, bahkan dalam kondisi lintasan basah. Francesco Bagnaia dan Pedro Acosta memiliki pendapat serupa, namun hal itu mustahil dilakukan karena helikopter medis tidak memiliki visibilitas yang cukup baik untuk terbang.
Tanpa adanya balapan, penonton terpaksa berbasah-basahan di tengah hujan sepanjang pagi hingga sore hari. Sementara pihak MotoGP terus berharap akan ada celah waktu yang memungkinkan balapan untuk digelar, yang pada akhirnya tidak datang.
“Sangat besar. Sungguh. Sulit untuk digambarkan,” ujar Marco Bezzecchi kepada TNT Sports setelah balapan dibatalkan, saat ditanya seberapa besar keinginannya untuk berlomba.
“Pertama-tama, ini sangat disayangkan bagi semua orang, karena Phillip Island - bagi seluruh masyarakat Australia - adalah trek yang bersejarah.
“Lokasi balapan ini cukup sulit dijangkau, jadi saya bisa bayangkan mereka telah menempuh perjalanan jauh dan bersusah payah untuk bisa sampai di sini.

“Namun saat kami mengadakan parade, jumlah orang yang masih hadir untuk kami sungguh luar biasa, jadi yang pertama-tama, ini sangat disayangkan bagi mereka.
“Lalu tentu saja bagi kami juga, balapan adalah hasrat kami, jadi kami sangat menyukainya, tetapi sayangnya ini adalah sesuatu yang tidak bisa kami kendalikan. Jadi, saya berharap bisa segera kembali ke sini.”
Berdasarkan hasil Sprint saja, Bezzecchi akan bertolak ke Malaysia pekan depan dengan selisih 50 poin dalam klasemen kejuaraan, menyusul kemenangan Marc Marquez pada hari Sabtu dan insiden kecelakaan yang dialami Jorge Martin.
“Kami selalu mengambil sisi positifnya,” ujarnya menanggapi situasi kejuaraan saat ini. “Sprint kemarin berjalan dengan baik. Saya masih sedikit kesal dengan sesi kualifikasi, tetapi performa saat Sprint cukup bagus, jadi ini jelas merupakan hal yang positif.”
















