Seberapa Panjang Durasi Kontrak Baru Charles Leclerc di Ferrari?

Charles Leclerc memastikan masa depannya di F1 setelah meneken perpanjangan kontrak lainnya dengan Ferrari.

Leclerc has signed a fresh contract with Ferrari
Leclerc has signed a fresh contract with Ferrari

Charles Leclerc membungkam rumor kepindahannya dengan Ferrari lewat perpanjangan kontrak baru, tetapi berapa lama durasi kontrak barunya?

Jelang Grand Prix Monako akhir pekan ini, yang merupakan balapan kandang Leclerc, Ferrari mengumumkan kontrak jangka panjang baru untuk pembalap 28 tahun itu.

Ferrari tidak memberikan detail yang jelas, hanya menyatakan bahwa kontrak baru ini akan mempertahankan Leclerc di tim untuk "musim-musim mendatang" sebagai bagian dari kontrak yang disebut sebagai "multi-tahun".

Leclerc has contested 155 races with Ferrari
Leclerc has contested 155 races with Ferrari

Rincian lebih lanjut mengenai kontrak pembalap F1, seperti durasi pastinya, biasanya dirahasiakan oleh tim selama pengumuman tersebut.

Bahkan ketika kesepakatan dikonfirmasi dengan lebih transparan, kontrak sering kali mencakup klausul terkait performa yang memungkinkan pembalap untuk meninggalkan tim jika kondisi tertentu tidak terpenuhi.

Salah satu contoh utamanya adalah situasi Max Verstappen di Red Bull.

Pembalap Belanda ini memiliki kontrak dasar, yang di atas kertas, yang mengikatnya dengan tim Milton Kenyes sampai akhir 2028. Namun, beredar detail bahwa kontrak tersebut memiliki klausul keluar yang memberinya celah untuk pergi lebih awal.

Yang kita ketahui dalam kasus Leclerc adalah ini merupakan perpanjangan kontrak kedua yang ia tandatangani dalam dua tahun terakhir.

Pada Januari 2024, Leclerc meneken kontrak jangka panjang yang menyatakan bahwa ia akan melanjutkan bersama Ferrari untuk "beberapa musim mendatang".

Meskipun detailnya tidak diungkapkan, dipahami bahwa Leclerc menandatangani kontrak lima tahun lagi, yang berlaku hingga 2029.

Kesepakatan Leclerc yang ada saat ini berarti bahwa perpanjangan terbaru ini kemungkinan akan membuatnya tetap berada di Ferrari hingga setelah tahun 2030.

Ini akan menjadi kontrak pembalap terpanjang saat ini di grid F1.

Sangat mungkin juga, meskipun belum dikonfirmasi, bahwa kesepakatan baru Leclerc akan mencakup klausul pemutusan kontrak berdasarkan performa.

Kenapa Leclerc bertahan di Ferrari?

Leclerc has signed a "multi-year" renewal with Ferrari
Leclerc has signed a "multi-year" renewal with Ferrari

Bagi Leclerc, Ferrari adalah kursi F1 impiannya.

Sejak bergabung dengan tim Italia yang terkenal itu pada tahun 2019, Leclerc telah menyatakan dengan jelas bahwa ambisinya adalah membawa kembali kejuaraan dunia F1 ke Maranello.

Namun, pada akhirnya, perjalanan tujuh tahun ini masih belum membuahkan hasil bagi Leclerc, yang belum bisa benar-benar bersaing untuk gelar juara dunia.

Leclerc hanya berhasil mengkonversi delapan dari 27 pole position-nya bersama Ferrari menjadi kemenangan selama periode tersebut. Ini adalah statistik yang mencolok.

Ada harapan besar bahwa tahun 2026 akhirnya akan menjadi tahun di mana Ferrari memberi Leclerc mobil yang mampu memenangkan gelar, tetapi harapan itu dengan cepat memudar di tengah dominasi Mercedes di awal musim.

Kesepakatan baru Leclerc menyoroti kesetiaan dan kepercayaan yang tak tergoyahkan pada Ferrari, tetapi kita bisa membayangkan ada batas kesabaran yang pada akhirnya akan habis.

Masalah bagi Leclerc adalah dia tidak memiliki pilihan lain yang benar-benar layak, dan tentu saja tidak ada yang akan menjaminnya meraih gelar juara dunia.

Tim papan atas F1, Mercedes dan McLaren, telah mengunci susunan pembalap mereka untuk waktu yang lama. Itu hanya menyisakan Red Bull yang kurang kompetitif dengan potensi kekosongan di tahun-tahun mendatang.

Namun, apakah itu akan menjadi opsi nyata sepenuhnya bergantung pada apa yang Verstappen putuskan selanjutnya - dan itu masih menjadi misteri.

Leclerc jelas tidak siap untuk menunggu kemungkinan itu, dan telah mempertaruhkan segalanya pada tim merah.