Ducati Pastikan Masalah Rem Marc Marquez di Austria Tidak akan Terulang

Ducati menyatakan bahwa masalah rem yang dialami Marc Marquez di Austria telah diperbaiki.

Marc Marquez suffered brake issues at the recent Austrian GP
Marc Marquez suffered brake issues at the recent Austrian GP
© Gold and Goose

Ducati menyatakan bahwa masalah rem yang menghambat Marc Marquez di MotoGP Austria "tidak akan terulang lagi", meskipun mereka tidak mengungkapkan rincian apa pun mengenai hal tersebut.

Marc Marquez diprediksi akan bersaing memperebutkan podium di Red Bull Ring dua pekan lalu, namun ia justru hanya mampu finis di posisi kelima.

Pembalap Spanyol itu kemudian mengungkapkan bahwa ia mengalami masalah pada rem depan dan mengakui dirinya "beruntung" bisa menyelesaikan balapan tersebut.

Masalah itu berdampak cukup merugikan bagi Marquez, karena membuatnya tertinggal 12 poin dari pemimpin klasemen kejuaraan, Jorge Martin, yang finis di posisi kedua di Austria.

Marc Marquez, 2026 Japanese MotoGP.
Marc Marquez, 2026 Japanese MotoGP.
© Gold and Goose

Menjelang dimulainya Grand Prix Jepang, Davide Tardozzi dari Ducati menegaskan bahwa masalah tersebut telah diidentifikasi dan diatasi.

"Ya, kami sekarang tahu apa yang terjadi, dan kami telah menanganinya agar hal itu tidak terulang lagi," ujarnya kepada siaran resmi MotoGP.

"Jadi, sejauh ini semuanya sudah cukup jelas mengenai masalah tersebut.

"Kami sangat berharap hal itu tidak terjadi lagi. Namun, kami menatap ke depan."

Tardozzi menambahkan: "Itu adalah kesempatan yang terlewatkan, tetapi hal itu merupakan bagian dari rangkaian 22 balapan.

"Bagaimanapun, kami tahu bahwa di sisa musim kejuaraan ini, kami akan menghadapi sirkuit-sirkuit yang tidak terlalu cocok dengan karakteristik motor kami.

"Namun, kami tahu bahwa Marc akan tampil agresif mulai dari balapan di Motegi ini."

Marquez wajib menang di Motegi

Setelah gagal menang di Austria, Grand Prix Jepang akhir pekan ini dipandang sebagai balapan yang wajib dimenangkan oleh Marquez demi menjaga asa juaranya tetap hidup.

Itu karena Ducati kemungkinan akan kesulitan pada Grand Prix Indonesia pekan depan akibat kembalinya penggunaan ban belakang Michelin dengan kontruksi karkas yang lebih kaku, sementara Marquez sendiri belum pernah berhasil menyelesaikan Grand Prix di Mandalika.

Marc Marquez.
Marc Marquez.
© Gold and Goose

“Jelas bahwa di sini kami akan berusaha keras untuk berada di depan lawan kami, namun pada akhirnya target kami seperti di setiap balapan – untuk naik podium,” kata Tardozzi tentang Jepang. “Di Indonesia, kami akan berusaha melakukan yang terbaik.

“Kami tahu orang lain akan lebih cepat dari kami, tapi kami tahu bahwa Marc terkadang melakukan sesuatu yang menarik.”