Alex Rins Masih Dihantui Cedera Serius dari Mugello 2023
Alex Rins telah mengungkapkan masalah cedera yang masih dialaminya sejak kecelakaan Mugello tahun 2023.

Pembalap Monster Yamaha MotoGP, Alex Rins, mengaku bahwa dia masih merasakan dampak fisik dari cedera serius yang dialaminya di Mugello tahun 2023.
Pemenang enam kali balapan MotoGP itu mengalami kecelakaan hebat selama akhir pekan Grand Prix Italia saat bersama LCR Honda dan mengalami patah tulang kaki kanan yang parah.
Alex Rins absen hampir sepanjang sisa musim 2023, sementara hasil yang diraihnya sejak pindah ke Yamaha untuk tahun 2024 kurang memuaskan.
Ia selalu bersikeras bahwa cederanya tidak berpengaruh pada hasil yang diraihnya selama dua tahun terakhir.
Namun, dalam video baru dari situs web resmi MotoGP, ia mengungkapkan sifat cederanya hampir tiga tahun kemudian.
“Banyak pembalap hidup dengan rasa sakit; mereka merasakan sakit setiap hari,” katanya memulai. “Dalam kasus saya, saya mengalami cedera serius pada tahun 2023.
“Bahkan sampai sekarang, tulang keringku belum sembuh, tulang tibiaku belum menyatu dengan tulang aslinya.
“Aku punya sekrup yang bergerak naik turun. Dan pada akhirnya, kau menerimanya. Sulit untuk terbiasa dengan rasa sakitnya, tapi kau menerimanya.
“Dan, sebut aku gila, tapi ketika aku kembali ke lintasan, dan melewati tikungan yang sama, aku tidak punya waktu untuk memikirkan apa yang terjadi.
“Bekas luka itu seperti tato. Pada akhirnya, itu adalah kisah hidupmu.
“Mampu berkendara, mampu mendedikasikan diri pada sesuatu yang Anda sukai, itulah yang membuat Anda terus maju; itu berarti Anda terus berjuang. Saya merasa sangat beruntung.”
Performa Rins belakangan ini semakin menimbulkan keraguan tentang masa depannya di MotoGP setelah akhir musim 2026.
Tim pabrikan Yamaha tampaknya akan mengalami perubahan total untuk tahun 2027, dengan laporan yang mengaitkan juara dunia 2024 Jorge Martin dengan kursi di samping pembalap Trackhouse Aprilia saat ini, Ai Ogura.
Di Pramac, Toprak Razgatlioglu memiliki kesepakatan dengan Yamaha untuk berlanjut hingga tahun depan, sementara pembalap papan atas Moto2 Izan Guevara dikaitkan dengan kursi kedua tim tersebut.
Pembalap berusia 30 tahun itu berada di posisi ke-18 klasemen dengan tiga poin, dengan hasil terbaik di posisi ke-14 pada Grand Prix Brasil.
Meskipun kemungkinan besar tidak ada kursi balap yang tersedia untuk Rins pada tahun 2027, pengalamannya dengan motor V4 dalam siklus peraturan baru dapat menjadikannya pembalap uji coba yang berharga bagi Yamaha.








