Abaikan Panggilan Pit Ferrari di Singapura, Hamilton Beri Penjelasan

Lewis Hamilton memilih untuk tidak mengindahkan perintah Ferrari agar masuk ke pit saat Grand Prix Singapura.

Lewis Hamilton's baffling decision backfired massively
Lewis Hamilton's baffling decision backfired massively

Lewis Hamilton mengeluarkan pernyataan yang menjelaskan keputusan untuk mengabaikan intruksi Ferrari untuk masuk ke pit saat Virtual Safety Car di Grand Prix Formula 1 Singapura.

Juara dunia tujuh kali itu sempat berada di jalur yang tepat untuk mengamankan posisi ketiga, namun balapannya justru berantakan setelah ia memutuskan sendiri untuk tetap melaju di lintasan dengan menggunakan ban lunak (soft tyres) selama 44 putaran penuh.

Hamilton mengabaikan instruksi dari pit wall Ferrari untuk mengikuti rekan setimnya, Charles Leclerc, masuk ke pit saat periode Virtual Safety Car. Keputusan tersebut berakibat fatal bagi pembalap asal Inggris berusia 41 tahun itu; ia pun terlempar dari posisi podium dan harus puas finis di urutan keenam.

Setelah melintasi garis finis, Hamilton langsung meminta maaf kepada Ferrari karena telah “mengecewakan” timnya. 

Hamilton juga dibebaskan dari kewajiban mengikuti sesi media seperti biasanya karena merasa kurang sehat usai balapan, sehingga tidak ada penjelasan mengenai pertimbangan di balik keputusannya tersebut.

Loading this video will expose you to potential cookies and tracking by the provider

Ferrari menyampaikan sejumlah kutipan atas nama Hamilton, yang mengakui bahwa ia telah memetik “pelajaran pahit” karena mengambil langkah yang bertentangan dengan timnya.

Hamilton menanggapi masalah tersebut untuk pertama kalinya di depan publik pada hari Senin melalui sebuah unggahan di media sosial, di mana ia mengakui bahwa hasil yang terjadi adalah “tanggung jawab saya”.

“Hasil kemarin bukanlah yang kami harapkan, dan itu adalah tanggung jawab saya,” tulis Hamilton di Instagram.

“Di lintasan yang sulit untuk melakukan overtake, Anda perlu mencoba sesuatu yang berbeda, dan saya memilih strategi yang pada akhirnya tidak membuahkan hasil. Ini adalah pelajaran yang menyakitkan, tetapi saya bertanggung jawab penuh atas keputusan yang saya ambil.

"Dalam olahraga ini, tidak semua keputusan akan membuahkan hasil. Kuncinya adalah menerima saat Anda melakukan kesalahan dan bagaimana Anda melangkah ke depan."

Hamilton finished a lowly sixth after his strategy call backfired
Hamilton finished a lowly sixth after his strategy call backfired

Hamilton bertekad untuk kembali tampil lebih kuat pada balapan berikutnya di Grand Prix Amerika Serikat yang berlangsung antara 23-25 ​​Oktober.

"Saya berterima kasih kepada tim atas kerja keras yang mereka lakukan setiap akhir pekan. P6 tidak mencerminkan kecepatan yang kami miliki di dalam mobil, dan meskipun ada hasil positif yang bisa diambil," tambahnya.

"Terima kasih sebesar-besarnya kepada para penggemar di Singapura atas energinya. Saya akan terus bekerja keras dan kembali bertarung pada balapan berikutnya."

Hasil ini membuat Hamilton kini hanya unggul delapan poin atas Max Verstappen yang menempati posisi ketiga dalam klasemen kejuaraan, setelah pembalap Red Bull tersebut meraih kemenangan dominan untuk kedua kalinya secara berturut-turut.