Marc Marquez Kembali ke Trek Jelang Paruh Kedua MotoGP 2026

Marc Marquez telah kembali ke lintasan balap menjelang kembalinya MotoGP setelah jeda musim panas.

Marc Marquez at MotorLand kart track with Ducati Panigale V2. Credit: Instagram/Marc Marquez.
Marc Marquez at MotorLand kart track with Ducati Panigale V2. Credit: Instagram/Marc Marquez.

Marc Marquez kembali mengendarai motor setelah libur musim panas selama hampir satu bulan sejak MotoGP Jerman di awal Juli.

Juara dunia Grand Prix sembilan kali dan pemenang balapan MotoGP terakhir di Sachsenring kembali ke trek di MotorLand Aragon. Namun dia melakukannya di sirkuit karting, bukan sirkuit Grand Prix penuh, dengan motor latihan Ducati Panigale V2 miliknya.

Pembalap Ducati Lenovo itu mengambil pendekatan yang berbeda dengan rekan satu timnya, Francesco Bagnaia, yang menghabiskan waktu di sirkuit Grand Prix penuh di Misano dengan motor Panigale V4 yang lebih besar.

Loading this video will expose you to potential cookies and tracking by the provider

Bagnaia turun latihan bersama para pembalap VR46 Riders Academy, yang menghabiskan akhir pekan lalu di trek Misano yang juga menggelar balapan hari untuk Kejuaraan Nasional Italia CIV.

Marco Bezzecchi juga baru-baru ini kembali ke atas motor sejak mengalami cedera tulang selangka di Sachsenring, mengendarai Aprilia RSV4, untuk menguji kondisi fisiknya jelang putaran Silverstone akhir pekan depan.

Bezzecchi bukanlah satu-satunya yang perlu menguji kondisi fisiknya, karena hal ini juga berlaku untuk Marc Marquez, meskipun kemampuan pembalap Spanyol itu untuk balapan di Silverstone tidak pernah diragukan.

Untuk Marc Marquez, fase libur musim panas sangat penting untuk pemulihan masalah fisik yang telah ia hadapi tahun ini, bahkan sejak operasi yang ia jalani setelah Grand Prix Prancis pada bulan Mei.

Masalah utama Marquez tahun ini terkait dengan bahu kanannya, yang muncul di Indonesia tahun lalu saat ia mengalami kecelakaan dengan Bezzecchi pada lap pembuka balapan Minggu. 

Cedera itu memaksa Marquez absen di sisa musim lalu, dan memasuki 2026 dengan masalah saraf yang mempengaruhi performanya, meskipun hal itu baru dipahami setelah ia tersingkir dari Grand Prix Spanyol pada akhir April.

Marc Marquez leads Alex Marquez, 2026 MotoGP German Grand Prix. Credit: Gold and Goose.
Marc Marquez leads Alex Marquez, 2026 MotoGP German Grand Prix. Credit: Gold and Goose.
© Gold & Goose

Baru setelah pulih dari operasi pasca kecelakaan di Sprint Race Prancis, Marquez baru bisa mendekati performa terbaiknya di musim 2025, dan akhirnya meraih kemenangan pertamanya di tahun 2026 pada balapan keduanya di Hungaria.

Dua kemenangan lagi menyusul, yaitu di Republik Ceko dan Jerman, diapit oleh finis ketujuh di Belanda.

Hasil di Assen itu adalah contoh Marquez yang berusaha bertahan, bukan menyerang, di akhir pekan; menerima bahwa poin akan hilang dalam kejuaraan tetapi berusaha memastikan bahwa satu akhir pekan yang buruk tidak menciptakan beberapa akhir pekan buruk lainnya dengan terjatuh dan cedera.

Momen itu membuka perspektif lebih luas dari Marquez tentang kejuaraan, tetapi juga mengkespos kerapuhan fisiknya yang terus berlanjut, sesuatu yang ia harapkan akan berkurang pada saat musim kembali bergulir Silverstone.

Grand Prix Inggris adalah salah satu balapan yang hanya dimenangkan Marquez sekali di MotoGP, yakni pada tahun 2014, tetapi ia telah finis kedua dua kali dan berada di urutan ketiga tahun lalu ketika balapan diadakan pada bulan Mei.