Bottas Merasa Perubahan Diperlukan saat Cadillac Mengganti Bos Tim

Valtteri Bottas dan Sergio Perez, telah angkat bicara mengenai pergantian Team Principal di Cadillac F1.

Bottas conceded that it was 'time for change' at Cadillac
Bottas conceded that it was 'time for change' at Cadillac
© XPB Images

Valtteri Bottas mengaku bahwa "ada sesuatu yang perlu diubah" setelah Cadillac mendepak Graeme Lowdon demi menunjuk Marcin Budkowski sebagai Team Principal baru.

Cadillac membuat pengumuman mengejutkan saat jeda musim panas bahwa Lowdon telah dilepas dari tim, dan mantan Excecutive Director Alpine, Budkowski, mengambil alih posisinya.

Itu adalah berita yang dirahasiakan, sampai-sampai CEO TWG Motorsport, Dan Towriss, mengonfirmasi bahwa Lowdon baru diberi tahu pada pagi harinya, sementara Bottas mengatakan di Grand Prix Belanda bahwa para pembalap hanya mendapat pemberitahuan sangat singkat mengenai perubahan tersebut.

Bottas gives Lowdon the thumbs up in Hungary
Bottas gives Lowdon the thumbs up in Hungary
© XPB Images

Meski punya hubungan lama yang sangat baik dengan Lowdon, Bottas merasa bahwa perubahan memang diperlukan.

"Menurut saya, ada sesuatu yang perlu diubah," ujar pembalap asal Finlandia itu. "Ada beberapa masalah yang terus berlarut-larut. Namun, saya mungkin tidak menyangka akan ada perubahan yang begitu besar. Saya tadinya lebih mengharapkan adanya perubahan di sisi operasional pabrik.

“Terkadang, sebagai pembalap, kami tidak melihat apa yang perlu diubah - terutama terkait hal-hal besar - karena kami jelas sangat fokus pada kegiatan mengemudi, performa, dan memberikan masukan. Kami bukanlah pihak yang menyusun struktur tim; itu bukan tugas kami.”

Saat ditanya apakah masalah rem yang terus berlanjut menjadi salah satu faktornya, ia menambahkan: "Mungkin saja. Dan menurut saya, gaya Amerika dalam memimpin tim juga cenderung lebih reaktif dan mendadak dibandingkan gaya Eropa. 

"Saya rasa mereka tidak ragu untuk mengganti personel secara tiba-tiba jika mereka melihat hal itu bisa berdampak positif bagi masa depan."

Sembari mengapresiasi kerja keras Lowdon dalam membangun tim dan membawanya hingga bisa tampil di lintasan Formula 1, Bottas berkata: "Tentu saja, sangat disayangkan bahwa Graeme harus pergi, karena pertama-tama, dia adalah teman saya.

"Namun, saya juga berpendapat bahwa dia telah melakukan pekerjaan luar biasa dalam membentuk tim dan mempersiapkannya agar siap berlaga di balapan pertama; jadi, saya sangat menghargai pencapaiannya itu."

Perez hailed Cadillac's determination to take the team forward
Perez hailed Cadillac's determination to take the team forward
© XPB Images

Baik Bottas maupun rekan setimnya, Sergio Perez, yakin bahwa mereka akan tetap bersama Cadillac hingga tahap pengembangan berikutnya, mengingat keduanya telah menyepakati kontrak berdurasi dua tahun sejak awal.

Menanggapi perubahan tersebut, Perez berkata: "Graeme telah berperan sangat besar dalam membawa Cadillac ke posisinya saat ini, bersama dengan GM dan Dan. Dia adalah bagian dari sejarah tim ini, dan saya mendoakan yang terbaik untuk langkah selanjutnya bagi dirinya.

"Mengenai Marcin, menurut saya ini juga hal yang sangat menarik—memiliki pemimpin baru dan melihat perspektif baru yang ia bawa.

"Saya memang belum banyak menghabiskan waktu bersamanya, namun menurut saya memang sudah saatnya ada perubahan. Hal ini juga menunjukkan bahwa, meskipun baru tahun pertama, Cadillac benar-benar bertekad untuk memajukan tim secepat mungkin."