Fabio Quartararo Tidak Terkejut dengan Kesulitannya di Aragon

Fabio Quartararo pesimistis mengenai akhir pekan MotoGP Aragon miliknya setelah sesi latihan di MotorLand.

Fabio Quartararo, 2026 MotoGP Aragon Grand Prix, pit box. Credit: Gold and Goose.
Fabio Quartararo, 2026 MotoGP Aragon Grand Prix, pit box. Credit: Gold and Goose.
© Gold & Goose

Fabio Quartararo tampak kecewa setelah latihan MotoGP Aragon, sebuah sirkuit di mana ia memang memperkirakan akan menghadapi kesulitan.

Quartararo secara terbuka mengakui kurangnya motivasi di tahun terakhirnya bersama Yamaha, di mana semakin kecil kemungkinannya untuk menyudahi puasa kemenangan yang berlangsung sejak Juli 2022.

Pembalap asal Prancis itu menjadi Yamaha tercepat pada hari Jumat di MotorLand - yang secara tradisional menjadi titik lemah bagi Quartararo dan Yamaha. Namun, ia hanya menempati posisi ke-14, terpaut satu detik lebih di belakang rekor lap baru yang dicetak oleh Marco Bezzecchi.

Setelah sesi tersebut, Quartararo mengeluhkan buruknya feeling yang membuatnya tidak bisa membalap dengan ritme yang mengalir maupun memacu motor secara maksimal.

Fabio Quartararo, 2026 MotoGP Aragon Grand Prix. Credit: Gold and Goose.
Fabio Quartararo, 2026 MotoGP Aragon Grand Prix. Credit: Gold and Goose.
© Gold & Goose

"Jujur saja, hasilnya sangat buruk," ujar Fabio Quartararo mengenai hari Jumatnya di Aragon.

"Saya memang memperkirakan akan kesulitan di lintasan ini, jadi hal itu tidak mengejutkan.

"Namun, masalah utamanya adalah tidak ada satu titik pun di mana saya bisa memacu motor secara maksimal.

“Selain itu, perasaan saya juga tidak begitu baik. Saya tidak bersepeda dengan gerakan yang mulus.

“Saya mengerem, lalu melakukan semuanya secara bertahap, jadi jelas saya tidak merasa baik, sayangnya.”

Fabio Quartararo, 2026 MotoGP Aragon Grand Prix. Credit: Gold and Goose.
Fabio Quartararo, 2026 MotoGP Aragon Grand Prix. Credit: Gold and Goose.
© Gold & Goose

Quartararo juga pesimistis dengan prospeknya di kualifikasi, ia tidak bisa memacu motor secara maksimal bahkan untuk satu putaran cepat. Dan di saat yang sama, ia juta tak bisa mempertahankan kecepatan yang konsisten dalam rangkaian putaran berturut-turut.

"Saya bahkan tidak bisa memacu motor secara maksimal dalam satu putaran saja, jadi ini akan sulit," ujar pembalap Monster Energy Yamaha tersebut.

"Menurut saya, kami berada di posisi yang memang kami perkirakan. Sejujurnya, malah lebih baik dari itu, karena kami tahu potensi motor kami.

“Jadi kami akan berusaha sebaik mungkin, dan terutama mencoba untuk mendapatkan kecepatan dan konsistensi, karena saya tidak mampu menyelesaikan dua putaran berturut-turut.”

Di belakang Quartararo, Yamaha lainnya berada di posisi ke-16 (Alex Rins), ke-19 (Jack Miller), dan ke-21 (Toprak Razgatlioglu).